Home Populer Mengetahui Pengaruh Sertifikasi TCO Dalam Rantai Pasokan Produk Agroteknologi

Mengetahui Pengaruh Sertifikasi TCO Dalam Rantai Pasokan Produk Agroteknologi

Agrozine.id– Permintaan akan produk IT ramah lingkungan semakin lama semakin meningkat. Namun seiring dengan semakin meningkatnya permintaan,semakin banyak pula masalah berkelanjutan dalam industri IT yang sulit untuk dipecahkan. Laporan baru Dampak dan Wawasan 2019 menyajikan sejumlah kunci untuk perubahan yang lebih cepat dan lebih tahan lama. Untuk itu kita perlu mengetahui pengaruh sertifikasi TCO dalam rantai pasokan produk IT ini.

TCO Certified adalah sertifikasi keberlanjutan terkemuka dunia untuk produk IT. Kriteria komprehensif TCO dirancang untuk mendorong tanggung jawab sosial dan lingkungan di sepanjang siklus hidup produk. Mencakup delapan kategori produk termasuk display, komputer dan perangkat seluler, kepatuhan diverifikasi secara independen, baik sebelum dan sesudah sertifikasi.

Impacts and Insight 2019 telah mengukur kemajuan keberlanjutan di antara pemiliki merek dengan produk IT yang disertifikasi menurut sertifikasi keberlanjutan global TCO Certified. Studi tersebut mencakup 20 pabrik di Asia dan Amerika Selatan yang telah diaudit selama dua kali periode 2015-2018.

Dalam studi tersebut pada audit pertama ditemukan 109 ketidaksesuaian dengan kriteria sebanyak 109 kasus yang tidak sesuai dengan ketentuan TCO dan pada audit kedua sebanyak 84 diantaranya atau sekitar 77% dieliminasi. Akibatnya perbaikan substansial di pabrik perlu dilakukan.

Setelah adanya perbaikan substansial yang dilakukan di pabrik berpengaruh pada tenaga kerja dimana sekitar 46.000 pekerja harus dikerahkan untuk perbaikan namunn jam kerja yang berlebihan dan tingkat upah yang rendah masih menjadi tantangan besar dalam upaya perbaikan ini.

Laporan tersebut menyatakan bahwa, untuk mengatasi masalah tersebut, pabrik harus dituntut untuk membuat rencana tindakan korektif yang efektif untuk ditindaklanjuti secara berkala oleh auditor independen. Banyak masalah khususnya di bidang kesehatan dan keselamatan kerja harus menjadi pertimbangan.

Untuk menghindari pekerja pabrik terkena bahaya yang sama lagi, akar penyebab harus ditemukan dan tindakan korektif juga harus dipantau setelah penutupan. Keterlibatan industri adalah kunci untuk memecahkan masalah keberlanjutan. Pemilik merek dan pabrik perlu mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk keberlanjutan produksi.

Selama periode waktu yang diukur dalam laporan pada tahun 2015-2018, kesadaran dan keterlibatan dalam keberlanjutan tumbuh di antara manajemen senior pemilik merek dan manajemen pabrik yang mengarah pada kemajuan yang lebih cepat dan persyaratan yang lebih ketat pada sub-pemasok.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa perubahan terjadi lebih cepat ketika pemilik merek yang menggunakan pemasok bersama bergabung bersama dan menempatkan persyaratan yang sama pada pemilik pabrik. Pengembangan sertifikasi TCO memiliki wawasan tentang rantai pasokan produk IT dan dapat mengoordinasikan merek IT untuk menekan pemasok bersama sebagai upaya kolektif.

Untuk inilah perlu mengetahui pengaruh sertifikasi TCO dalam rantai pasokan industri IT sangat diperlukan untuk menjamin kualitas hasil produksi dan keberlanjutan kinerja pabrik dan keberlanjutan upaya produksi untuk mengoordinasikan pemasokan produk IT. (ira).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here