Home Peternakan Menilik Desa Wisata Nganggring, Asiknya Berwisata Sambil Belajar Ternak Kambing Etawa

Menilik Desa Wisata Nganggring, Asiknya Berwisata Sambil Belajar Ternak Kambing Etawa

Desa Wisata Nganggring

Agrozine.id – Pernahkah kamu minum susu kambing etawa? Jika belum, kamu wajib berkunjung ke Desa Wisata Nganggring yang berada di kaki Gunung Merapi ini. Kamu dapat menikmati langsung susu kambing etawa atau hanya sekadar melihat proses pemerahan susu kambing etawa. Bahkan, kamu pun bisa belajar bagaimana cara beternak kambing etawa yang baik dan benar.

Desa wisata nganggring ini berada di Dusun Nganggring, Girikerto, Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya tak jauh dari pusat Kota Yogyakarta. Berada di kaki Gunung Merapi tentu udaranya sejuk dan pemandangan alamnya manjadi andalan yang ditawarkan untuk wisatawan yang berkunjung.

Baca juga: Mengenal Desa Wisata Ngargoretno, Wisata Alam Berbasis Kearifan Lokal

“Sebagian masyarakat bersepakat untuk menjadikan kelompok tani Mandiri ini untuk mengumpulkan peternak-peternak kambing PE di wilayah Nganggring sini. Setelah itu, lama-kelamaan karena disini juga dibina dari pemerintah juga. Terus juga didirikan juga Desa Wisata Nganggring yang masih berjalan sampai saat ini,” ungkap Marimin selaku ketua kelompok tani Mandiri Nganggring.

Marimin mengungkapkan jika desa wisata ini berdiri sejak tahun 2006 dan dikelola langsung oleh karang taruna Dusun Nganggring yang saat ini diketuai oleh Annisa Siti Nurhayati.

Pada awal mula terbentuknya Desa Wisata Nganggring, memang potensi yang paling ditonjolkan yaitu terkait peternakan kambing etawa. Namun, seiring berjalannya waktu, dengan banyaknya potensi yang ada, kini mulai dikembangkan dengan menawarkan paket wisata lain.

Adapun paket wisata yang ditawarkan yaitu paket live in dan keliling desa, dimana para wisatawan diajak berkeliling desa Nganggring dan membaur dengan aktivitas sehari-hari masyarakat seperti belajar beternak kambing etawa, memerah dan minum susu kambing etawa, memberi pakan kambing, memetik salak, susur sungai, dan menilik pembuatan berbagai produk olahan susu kambing etawa seperti lotion dan sabun kecantikan. Berbagai produk olahan tersebut dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Nganggring.

Marimin mengatakan, wisatawan yang berkunjung pun dari berbagai pelosok wilayah Indonesia, mulai dari kalangan pelajar hingga kelompok tani lain. Bahkan, ada wisatawan yang berasal dari luar negeri. ” Selama Desa Wisata ini dicanangkan, wisatawan-wisatawan itu yang dari luar negeri sudah sering. Bahkan kemarin sekitar 2 tahun lalu ada 7 negara yang sudah sampai sini,” katanya.

Baca juga: Mengenal Desa Wisata Malasari dan Potensinya

Sudah hampir 14 tahun didirikan, Desa Wisata ini mencetak berbagai prestasi. Salah satu diantaranya yaitu desa ini mendapatkan penghargaan Kalpataru pada tahun 2007 karena mampu menjaga kelestarian lingkungan desa. Selain itu, pada tahun 2018 juga mendapatkan juara 3 kategori desa wisata tumbuh dalam ajang Festival Desa Wisata Kabupaten Sleman.

“Selaku yang mengelola di kelompok ini dan juga wisata-wisata yang ada disini tujuan kami yang utama untuk meningkatkan ekonomi warga kami terutama kelompok pengurus dan kelompok sini, juga sama warga masyarakat, saya mengharapkan dengan semakin besar wisata sini nanti perekonomian warga masyarakat secara umum lingkungan sekitar sini bisa merasakan hasil dari Desa Wisata Nganggring ini,” tutup Marimin. (ran)

 

Tonton video menarik ini: 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here