Home Pertanian Panduan Teknik Budidaya Pisang, Begini Cara Yang Benar

Panduan Teknik Budidaya Pisang, Begini Cara Yang Benar

panduan budidaya pisang yang benar

Agrozine.id – Pisang (Musa sp.) merupakan salah satu tanaman yang populer di Indonesia. Budidaya tanaman pisang tidaklah sesulit yang dibayangkan,namun tetap saja masih belum banyak petani yang mencoba budidaya pisang. Padahal tanaman ini bisa jadi prospek menguntungkan bila dijadikan bisnis. Tanaman pisang dapat tumbuh di daerah tropis dengan suhu rata-rata 21-29 derajat celcius. Nah kali ini, agrozine akan membahas panduan budidaya pisang. Simak yuk!

panduan budidaya pisang

Sebelum memulai, baiknya kita memahami syarat tumbuh yang baik agar tanaman pisang yang kita budidayakan tumbuh dengan subur.

Panduan Budidaya Tanaman Pisang

1. Syarat tumbuh pisang

Pisang adalah tanaman tropis yang dapat tumbuh di ketinggian 2500 mdpl,dengan suhu antara 21-29 derajat celcius dan pH tanah antara 4,5 -7,5. Pisang dapat tumbuh pada semua jenis tanah,namun yang paling baik adalah tanah bertekstur liat yang banyak mengandung mineral dan bahan organik seperti tanah aluvial.

2. Persiapan bibit

Di panduang budidaya pisang berikut ini, tahapan persiapan bibit adalah tahap paling awal dalam budidaya pisang. Terdapat 3 jenis bibit yang dapat digunakan untuk budidaya pisang yaitu anakan pisang,bonggol dan tunas.

Pada umumnya bibit yang paling sering digunakan dalam budidaya pisang adalah tunas. Berikut kriteria tunas yang baik untuk dijadikan bibit pisang.

a. Tinggi tunas antara 100-150 cm

b. Diameter umbi tunas antara 15-20 cm, dan

c. Tunas berbentuk seperti daun berhelai sempit

3. Persiapan lahan budidaya

Setelah bibit sudah ditemukan,panduan budidaya pisang yang benar selanjutnya adalah persiapan lahan budidaya. Lahan yang akan digunakan harus dipastikan bebas dari penyakit fusarium dan pseudomonas dengan pengendalian hama yang benar.

Gemburkan tanah yang akan ditanami pisang dan ditaburi dengan pupuk kandang seminggu sebelum dilakukan penanaman.Buatlah lubang tanam dengan ukuran 30 x 30 x 40 cm dan siapkan saluran drainase sedalam 1 m agar tidak tergenang ketika hujan turun.

4. Penanaman bibit pisang

Selanjutnya adalah penanaman bibit pisang di dalam lubang tanam yang telah disediakan. Lakukan penanaman pada musim penghujan agar pasokan air dalam tanah cukup. Setelah ditanam ,beri pupuk kandang pada tanaman pisang sebanyak 15 kg per tanaman. Untuk satu hektar lahan dibutuhkan sekitar 1 ton pupuk.

5. Pemeliharaan tanaman pisang

Setelah ditanam, panduang budidaya pisang tentu saja pisang harus dipelihara. Pemeliharaan tanaman pisang terdiri dari pemupukan,penyiangan gulma dan penjarangan anakan,pembrongsongan tandan pisang dan pengendalian hama.

Pemupukan bisa dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan cara menaburkan pupuk di sekitar tanaman dengan jarak kira-kira 50 cm dari tanaman. Penyiangan gulma dilakukan di awal pertumbuhan,3 bulan setelah penanaman. Setelah pisang berumur 5 bulan,penyiangan gulma akan lebih jarang dilakukan karena pertumbuhan kanopi tanaman akan menghambat pertumbuhan gulma.

Penjarangan tanaman pisang dilakukan dengan tujuan untuk menyediakan bibit dan memaksimalkan pertumbuhan pisang agar berbuah lebat.Usahakan dalam satu rumpun tanaman pisang hanya maksimal 3 tanaman saja.

Selanjutnya adalah pembrongsongan atau pembungkusan tandan pisang dilakukan sebelum pisang pertama membuka,jantung pisang mulai merunduk namun belum mekar. Pembungkusan tandan dilakukan agar pisang terhindar dari hama dan penyakit.

6. Panen 

Tahapan terakhir dalam panduan budidaya pisang adalah panen. Pisang yang sudah memiliki tingkat kematangan 3/4 dipanen untuk pasar ekspor,sedangkan untuk pasar lokal pisang yang memiliki tingkat kematangan penuh.

Baca Juga : Mengatasi dan Mengenal Penyakit darah Pada Pisang

Secara umum pisang dapat dipanen setelah berumur 3-4 sejak bunga mekar. Saat buah pisang siap dipanen,bunga paling bawah tandan akan mengering dan mudah dipatahkan. Tebanglah pohon pisang kira-kira 2/3 dari tanah dan keringkan getah pisang sebelum mengangkutnya.

Baca Juga : Mengenal dan Budidaya Pisang Cavendish

Itulah panduan budidaya pisang yang bisa diterapkan di pekarangan jika terdapat area lebih lebar. Semoga bisa menjadi referensi dan bermanfaat.(ira)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here