Home Pertanian Panduan Ternak Semut Rangrang Bagi Pemula

Panduan Ternak Semut Rangrang Bagi Pemula

Agrozine.id – Semut rangrang merupakan hewan yang berkoloni. Dalam 1 koloni bisa terdapat hingga ratusan ribu ekor semut. Dan dalam 1 koloni tersebut terdiri dari beberapa sarang yang dihuni sekiar 5000 ekor semut setiap sarangnya. Kali ini kami akan membahas tentang Panduan Ternak Semut Rangrang.

Di Indonesia semut rangrang biasa dibudidayakan untuk menghasilkan kroto, campuran telur, larva, dan pupa semut. Ternak semut rangrang ini sangat menguntungkan karena banyaknya permintaan pasar, terutama bagi pecinta burung.

Bisnis ternak semut rangrang ini cocok untuk pemula karena caranya mudah dan dapat dilakukan kapanpun dan di manapun. Berikut ini kami ulas mengenai cara ternak semut rangrang untuk pemula:

Pemilihan lokasi ternak

Semut rangrang biasa membuat sarangnya menggunakan daun-daun yang ada di pohon. Maka dari itu, untuk lokasi ternak sebaiknya disesuaikan dengan habitat aslinya yaitu di pekarangan atau perkebunan.

Persiapan bibi semut

Bibit semut rangrang dapat diperoleh dengan mencari secara langsung di alam atau membelinya di peternak yang berpengalaman. Untuk pemula lebih baik membeli di peternak karena bibit akan lebih mudah beradaptasi.

Adapun ciri-ciri bibit yang unggul yaitu

  • Bibit turunan keempat dan seterusnya
  • Semut ramping atau kurus
  • Semut berwarna cerah
  • Semut tidak agresif dan jika menggigit tidak mengeluarkan cairan feromon

Pembuatan kandang semut

Semut rangrang dapat diternakkan dengan berbagai macam kandang. Kandang bisa terbuat dari kayu, bamboo, paralon, bahkan stoples kaca. Pada umumnya kandang yang sering digunakkan adalah berbentuk rak kayu.

Cara membuatnya cukup susun rak yang terbuat dari kayu menjadi beberapa tingkat. Lalu pada setiap kaki rak letakkan wadah yang berisi oli agar semut rangrang tidak keluar dari rak.

Di dalam kandang tambahkan substrat berupa campuran tanah dan pasir. Tambahkan sedikit air agar lembab.

Penempatan semut

Jika kandang sudah siap semut rangrang siap dimasukkan. Tutup kandang dengan rapat. Lalu, beri sedikit lubang kecil agar oksigen bisa masuk, usahakan jangan terlalu besar agar semut tidak keluar.

Pemeliharaan

  • Pemberian makan beberapa hari sekali dengan potongan buah, madu, air gula, selai atau ulat, jangkrik yang sudah dilumpuhkan.
  • Jaga kelembapan kandang dengan menetesi substrat dengan air
  • Tutup kandang dengan kain hitam atau tempatkan di tepat yang gelap agar semut dapat membuat terowongan
  • Hindari pencampuran koloni
  • Jauhkan dari angina dan hujan

Panen semut

Pada 6 bulan pertama, biarkan koloni berkembang biak terlebih dahulu. Lalu setelah 6 bulan, semut rangrang dapat dipanen 2 kali dalam sebulan.

Siklus semut rangrang ini biasanya berjalan 15-20 hari. Panen bisa dilakukan saat sarang semut sudah ada telur atau kroto berwarna putih.

Demikianlah cara ternak semut rangrang yang sangat mudah terutama bagi kamu yang pemula. Kroto yang dihasilkan dari semut rangrang ini memiliki nilai jual yang tinggi lho. Tentunya ternak semut rangrang dapat dijadikan pilihan bisnis yang menguntungkan. Selamat mencoba ! (Ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here