Home Pertanian Pemerintah RI Amankan Pasokan Pangan Jelang Idul Fitri

Pemerintah RI Amankan Pasokan Pangan Jelang Idul Fitri

Stok Beras BULOG (Sumber foto: www.bulog.co.id)

Agrozine.id – Kenaikan harga kebutuhan pangan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri sering terjadi. Hal ini terjadi karena meningkatnya kebutuhan pangan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri.  Di sisi lain,  akibat fenomena el nino tahun lalu menyebabkan gagal panen sehingga stok pangan di dalam negeri kurang dan mengakibatkan harga-harga melambung tinggi. Jika ini tidak segera ditangani maka keadaan akan semakin buruk. Kabar baiknya, pemerintah Republik Indonesia berusaha meningkatkan produksi bahan pangan dengan memberikan bantuan kepada petani dan meningkatkan infrastruktur pertanian.

Seperti diwartakan dalam channel Youtube TV Tani | Kementerian Pertanian Indonesia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri apel siaga pengamanan pasokan dan harga pangan jelang Idul Fitri 2024 yang digelar badan pangan nasional pada hari senin 1 April 2024 kembali menegaskan bahwa pasokan pangan untuk memenuhi kebutuhan nasional hingga bulan Juni aman. Ia menyebut bahkan presiden telah menambah pupuk subsidi sebesar 9,5 juta ton atau senilai 28 triliun.

“Bapak presiden menyetujui naik dua kali lipat, kami sudah tanda tangan, kami sudah kirim ke seluruh Indonesia. Pupuk dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton, naik 28 triliun.” ujar Mentan Amran.

Pasokan pangan dalam mencukupi kebutuhan Ramadan hingga lebaran dipastikan aman. Mentan Amran sampaikan hal ini lantaran 5 bulan sebelumnya petani telah melakukan tanam dan produksi 3,5 hingga 4 juta ton di atas kebutuhan nasional, yakni 1 juta hektar atau sebanyak 3 juta ton beras.

“Kami katakan Maret, April, Mei, Insya Allah Juni aman. Jadi, 4 bulan ke depan aman. Tetapi bulan kelima kita harus siapkan dari sekarang. Bulan keempat kelima kita siapkan dari sekarang,” kata mentan Amran.

Selain mengejar produksi untuk memenuhi kebutuhan pangan di pertengahan tahun ini, Mentan menyampaikan saat ini pihaknya sedang bekerja keras untuk menutup defisiensi produksi sebelumnya di tahun 2023 hingga 2024 yang mencapai 4,2 juta Ton. Mentan menyebutkan, solusi cepat terhadap permasalahan tersebut, yakni pompanisasi lahan rawa yang saat ini tengah fokus digencarkan di pulau Jawa dan telah meningkatkan indeks pertanaman.

“Solusi cepat saat ini adalah kita memompa. Ini bisa ditunjukkan, memompa air sungai yang ada. Seperti ini, ini Sungai Begawan Solo, Sungai Cimanuk, kemudian Sungai Musi yang di Sumatera Selatan. Ini kita pompa airnya, naik, kemudian kita tanam cepat dengan menggunakan mekanisasi, dan itu disebutkan Bung Karno dalam pidatonya tahun 53.” ungkap Mentan Amran.

Semoga kerja keras Kementerian Pertanian RI membuahkan hasil yang baik, yaitu pasokan pangan yang cukup dan harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here