Home Perkebunan Pemula dalam menanam vanili, ikuti langkah sederhana ini!

Pemula dalam menanam vanili, ikuti langkah sederhana ini!

Pemula dalam menanam vanili,

Vanili memang menjadi daya tarik sendiri bagi para pelaku bisnis di bidang perkebunan. Harga perkilo yang mahal menjadi salah satu penyebabnya. Hal ini berbanding lurus dengan penggunaan vanili sebagai bahan baku untuk kehidupan sehari-sehari, entah itu kue atau es krim. Buat kamu yang penasaran, yuk, baca tips berikut ini.

Persiapan lahan

Vanili membutuhkan lahan dengan suhu 18–23ºC. Lahan juga harus terpapar sinar matahari, tetapi tidak secara langsung. Kamu bisa mengakalinya dengan  menggunakan jaring atau pohon rindang untuk menghalau sinar matahari langsung. Selain itu, tanah yang gembur ternyata sangat cocok untuk pertumbuhan vanili. Meski sudah gembur, kamu tetap harus mencangkulnya untuk menghilangkan racun di dalam tanah.

Bibit vanili

Pembibitan merupakan hal yang sangat merepotkan bagi pebisnis muda. Ini akan menjadi masalah karena hasil dari benih belum bisa tumbuh menjadi bibit yang siap tanam. Ditambah, dengan karakteristik vanili yang sangat sulit ditanam dan menghasilkan benih yang optimal.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu menggunakan bibit yang sudah siap tanam. Mudah saja, kamu hanya perlu membeli bibit stek di perkebunan atau penjual alat cocok tanam. Setelah dapat, kamu juga perlu membersihkan stek tersebut dan merendam di air. Selanjutnya, keringkan dan masukan ke dalam wadah yang berisikan sedikit air. Air ini bisa kamu campur pupuk cair untuk mempercepat pertumbuhan.

Kamu hanya perlu mencelupkan ujung stek selama 7 hari. Setelah sampai masa yang ditentukan, stek akan tumbuh tunas muda yang mengarah ke bawah.

Penanaman dan perawatan

Buat lubang di tanah seukuran bibi anda dan masukan pupuk dasar sebelum penanaman. Aduk secara rata, setelah itu masukan tanaman vanili dan tiang penyangga. Setelah itu, pastikan lahan tidak cekung sehingga menampung air yang membuat tanah terlalu basah.

Vanili sangat perlu mendapatkan pasokan air secara rutin agar pertumbuhan buah yang berkualitas. Berikan air secara rutin dengan melihat kondisi tanah, saat kering berilah air cukup banyak sampai tanah lembab. Tanaman vanili sangat butuh kondisi tanah yang lembab karena itu kamu harus benar-benar memperhatikan kondisi tanah.  Saat musim penghujan, kamu tidak perlu menyiramkan air, tetapi saat pergantian musim tidak terlalu terik dan juga tidak hujan kamu bisa menyiram dua kali sehari.

Kamu juga harus memberi pupuk seminggu sekali menggunakan pupuk sesuai kriteria lahan dan kebutuhan vanili. Saat tanaman sudah berumur 3–5 bulan, kamu bisa memberikan pupuk dua minggu sekali.

Selain kedua hal di atas, kamu juga perlu memperhatikan pertumbuhan gulma yang dapat mengganggu kehidupan vanili. Bersihkanlah gulma pengganggu dan lihat juga pertumbuhan vanili.

Tanaman ini juga perlu pemangkasan untuk membuat tumbuh optimal dan berbuah baik. Ada tiga jenis pemangkasan, pertama, potong bagian ujung tanaman vanili sepanjang 15 cm  dengan menekuk cabang dan sisakan tiga cabang yang paling baik.

Kedua, pemangkasan produksi saat vanili sudah berumur 2–3 tahun. Pada umur segitu pohon vanili sudah tumbuh bunga, tetapi untuk merangsang pertumbuhan bunga kamu perlu memotong 3 pucuk tanaman. Pemotongan dilakukan saat 2 bulan sebelum tanaman berbunga.

Ketiga, peremajaan setelah panen. Tentu kamu ingin tunas-tunas muda pertumbuhan secepat mungkin setelah panen. Pemotongan bisa kamu lakukan untuk mencapai tujuan itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here