Home Kampus Peneliti Fakultas Biologi UGM Kembangkan Varietas Kelengkeng Super Sleman

Peneliti Fakultas Biologi UGM Kembangkan Varietas Kelengkeng Super Sleman

Kelengkeng Super Sleman

Agrozine.id – Peneliti dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil mengembangkan varietas kelengkeng unggul yang dinamakan Kelengkeng Super Sleman (KSS).

Salah satu peneliti kelengkeng Super Sleman dari Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi S Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., mengatakan keunggulan kelengkeng ini yaitu memiliki buah relatif lebih besar dengan daging buah yang tebal, tidak berair, dan bijinya yang berukuran kecil.

Baca juga: Penghargaan Insan UGM Berprestasi Diraih Budi Setiadi Daryono Berkat Teliti Melon

Keunggulan lain buah kelengkeng ini yaitu tidak kalah dengan buah kelengkeng Itoh dari Thailand yang dikenal sebagai varietas unggul juga. Akan tetapi, varietas lokal ini memliki usia genjah yang lebih pendek, yaitu mampu menghasilkan  buah perdana pada usia 2 tahun, 6 bulan lebih cepat daripada buah kelengkeng Itoh.

Selain Prof. Budi, peneliti buah KSS yang lain yakni Yusuf S.  Sulaiman, S.I.P. yang telah mengembangkan kelengkeng lokal ini di daerah Sleman dan sekitarnya sejak tahun 2015 lalu.

Kelengkeng ini berasal dari persilangan antara kelengkeng KD dengan kelengkeng LD. Sementara untuk pangkal stek menggunakan kelengkeng lokal.

Selain itu, kelengkeng jenis ini memiliki cita rasa manis dengan kadar gula 22-23 brix. Berat perbuah mencapai 9,74-10 gram. Adapun diameter biji 1,1-1,3 cm dan berat biji 0,96-1,53 gram.

Ditambahkan Budi, varietas kelengkeng Super Sleman ini dapat berbuah sepanjang waktu atau tidak terpengaruh musim dengan pemberian induksi fitohormon/POC untuk pembungaan dan pembuahan.

Dalam sekali panen dari satu pohon berusia 2 tahun bisa mencapai 2-4 Kg dan 3 tahun 4-6 Kg. Kemudian, setelah umur 4 tahun akan mencapai 10-25 kg tergantung jumlah pembungaan dan penyerbukan menjadi buah.

Baca juga: Dosen UGM Kembangkan Varietas Unggul Labu Susu Citra LaGa

Menariknya lgi, kelengkeng ini potensial dibudidayakan mulai dari pesisir pantai hingga dataran menengah dengan ketinggian sekitar 700 dpl. Tak hanya itu, kelengkeng Super Sleman juga dapat dikembangkan di lahan karst.

Kelengkeng Super Sleman ini memiliki pangsa pasar yang luas untuk dibudidayakan. Varietas ini juga telah lama dibudidayakan oleh masyarakat binaan Fakultas Biologi UGM di Condongcatur Sleman Yogyakarta, Kemadang Gunungkidul, Hargowilis KulonProgo, serta Balikpapan Kalimantan Timur.

Keberadaan buah kelengkeng segar hasil produksi kebun lokal yang mampu ditampung pasar-pasar di sekitar lokasi kebun memiliki peluang yang sangat besar untuk menggeser dominasi buah kelengkeng impor. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here