Home Populer Peneliti University of Wisconsin-Madison Kembangkan Aplikasi Prediksi Penyakit Tanaman

Peneliti University of Wisconsin-Madison Kembangkan Aplikasi Prediksi Penyakit Tanaman

Aplikasi prediksi penyakit tanaman

Agrozine.id – Berawal dari permasalahan yang dihadapi di wilayah Great Lakes atas tanaman jagung dan kedelai yang tidak tahan penyakit, Damon Smith Penyuluh Pertanian di University of Wisconsin-Madison dan tim mengembangkan sebuah aplikasi ponsel cerdas yang mampu memprediksi penyakit tanaman. Aplikasi prediksi penyakit tanaman tersebut dapat diakses secara umum dan gratis.

Damon dan tim telah mengembangkan tiga aplikasi gratis yang berdasarkan model perkiraan yaitu 2 untuk penyakit jamur putih (Sporecaster dan Sporebuster) dan satu untuk penyakit bercak tar (Tarspotter). Dan kini, ia sedang melakukan mengembangkan yang berkaitan dengan penyakit tanaman lainnya.

Dalam pengembangan yang dilakukan, mereka harus berfokus pada siklus penyakit dan parameter cuaca dan metode pendekatan alternatif yang dapat memprediksi kemungkinan jamur, yang melepaskan spora yang menginfeksi tanaman yang ada di ladang.

Mike Cerny yang sudah menggunakan aplikasi ini telah dibantu untuk menghemat $20 hingga $40 per acre. Sejak dirilis pada tahun 2018, aplikasi Sporecaster telah diunduh sebanyak 3.500 kali dan pada tahun 2019 aplikasi ini dijalankan sekitar 600 hingga 800 kali perhari.

Aplikasi Sporecaster ini dikolaborasikan dengan aplikasi Sporebuster. Aplikasi Sporebuster ini berfungsi sebagai kalkulator untuk membantu cara pemilihan dalam perawatan fungisida yang paling menguntungkan.

Sporebuster dikembangkan berkat kerjasama dengan ekonom pertanian dan menggunakan data yang terkumpul dari 10 program fungisida yang berbeda di wilayah Great Lakes.

Baca juga: Aplikasi Dr. Tania: Identifikasi Penyakit Tanaman Secara Otomatis

Damon dan tim masih terus berusaha untuk meningkatkan keakuratan yang saat itu masih 80%. Peningkatan tersebut dilatarbelakangi akibat perluasan pengguna dan pemberian umpan balik dan data oleh pengguna, serta Danom dan tim telah mengindentifikasi lokasi dimana aplikasi ini tidak tersedia.

Tim juga sedang mencari cara agar resistensi varietas dapat dimasukkan kedalam model agar dapat meningkatkan keakuratan sistem.

Berkat aplikasi prediksi penyakit tanaman seperti Sporcaster, aplikasi lain juga turut dikembangkan yang memiliki fungsi serupa. Contohnya Tarspotter yang telah melalui satu masa pengujian. Dan Mike Cerny juga terlibat dalam pengembangan aplikasi tersebut.

Smith juga menjelaskan bahwa penyakit jamur putih dan bercak cukup dikendalikan. Dan aplikasi prediksi penyakit tanaman tersebut paling efektif digunakan untuk pencegahan. Sehingga dengan begitu petani tidak hanya menemukan nilai finansial dari aplikasi tersebut tetapi juga menambah wawasan dan kesadaran akan pentingnya mengetahui informasi mengenai penyakit tanaman. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here