Home Kampus Pengaruh Umpan Terhadap Variasi Hasil Tangkapan Ikan di Perairan Tuban

Pengaruh Umpan Terhadap Variasi Hasil Tangkapan Ikan di Perairan Tuban

Variasi hasil tangkapan di perairan Tuban

Agrozine.id – Berdasarkan data dari BPS Provinsi Jawa Timur, perairan pantai Tuban memiliki potensi produksi ikan sebesar 11.489 ton. Biasanya nelayan menangkap ikan menggunakan berbagai jenis alat tangkap. Salah satu diantaranya yang paling sering digunakan nelayan adalah alat tangkap ikan bubu. Setiap  alat tangkap yang digunakan nelayan dapat memberikan kontribusi variasi hasil tangkapan ikan. Alat tangkap bubu itu sendiri mampu berkontribusi sebanyak 1.351 ton.

Alat tangkap bubu yang biasa digunakan untuk menangkap rajungan dan kepiting atau jenis ikan lainnya ini bervariasi jenis dan bentuknya. Salah satu yang memiliki keunggulan adalah bubu lipat berbentuk kubah. Dengan menggunakan alat ini, nelayan akan mendapatkan nilai keuntungan lebih karena alatnya pengoperasiannya paling sederhana, ramah lingkungan, harganya lebih murah, dan pastinya hasil tangkapan akan memiliki kualitas yang baik.

Nelayan Cantrang Sulsel Tunggu Alat Tangkap Baru

Keberhasilan tangkapan tidak hanya dipengaruhi oleh jenis alat tangkap yang digunakan saja, melainkan juga umpan yang digunakan. Bubu lipat adalah alat tangkap pasif, sehingga ketika digunakan harus menggunakan umpan. Penggunaan  umpan  pada  suatu  pengoperasian  alat  tangkap ini berfungsi untuk menarik perhatian ikan sehingga sistem pengoperasian yang dilakukan   akan lebih efektif.

Unit usaha penangkapan ikan nelayan Tuban merupakan unit usaha penangkapan multi gear yaitu dalam satu unit armada mengoperasikan lebih dari satu jenis alat tangkap. Biasanya bubu lipat kubah dipasang (setting) pada pagi hari, kemudian akan diangkat (hauling) pada keesokan harinya.

Melalui penelitian yang dilakukan oleh Suci Rahayu Ningtyas, mahasiswi Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Pertanian, UGM yang berjudul “Keragaman Hasil Tangkapan Bubu Lipat Kubah Dengan Umpan Jeroan Ayam di Perairan Laut Kabupaten Tuban” memberikan gambaran terkait jenis  umpan dapat mempengaruhi hasil tangkapan laut yang menggunakan alat tangkap bubu lipat kubah, khususnya di perairan pantai Tuban, Jawa Timur.

“Hal yang melatarbelakangi saya melakukan penelitian ini karena melihat potensi produksi ikan di perairan Tuban ini cukup besar, dan alat tangkap bubu lipat ini cukup banyak dioperasikan di perairan ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa umpan yang biasa digunakan oleh nelayan di Perairan Tuban yaitu ikan rucah ketersediaannya sangat terbatas. Maka dari itu, dengan penggunaaan umpan alternatif jeroan ayam ini diharapkan dapat efektif. Karena limbah jeroan ayam banyak tersedia di peternakan-peternakan ayam di Tuban.

Namun, dalam penelitian ini menggunakan dua  yaitu ikan rucah dan jeroan ayam. Umpan ikan rucah dijadikan sebagai pembanding dengan jeroan ayam untuk mengukur efektifitas umpan ikan terhadap hasil tangkapan.

Suci, sapaan akrabnya, melakukan penelitian ini selama kurang lebih 4 bulan. Pengambilan data dilakukan selama 3 bulan yaitu dari Oktober hingga Desember 2018, kemudian pengolahan data dan identifikasi hasil tangkapan selama 1 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah experimental fishing yang dilakukan sebanyak 10 trip.

Selama melakukan pengambilan data di lapangan, Ia mengatakan terdapat kendala utama, yaitu faktor cuaca. Pasalnya, pengambilan data bertepatan dengan musim barat, dimana angin yang melewati Indonesia mengandung curah hujan yang banyak. Sehingga, apabila cuaca tidak memungkinkan maka tidak ada pemasangan alat tangkap bubu di laut.

Selain itu, Ia kesulitan dalam pemelihan tempat untuk peletakan umpan. Perlu dilakukan percobaan berkali-kali hingga akhirnya menemukan tempat yang pas dan cocok untuk peletakan umpan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umpan ikan rucah menghasilkan tangkapan lebih banyak dan lebih berat,  sedangkan  penggunaan  umpan  jeroan  ayam  menghasilkan  jenis tangkapan  lebih bervariasi. Penggunaan umpan ikan rucah dan jeroan ayam menghasilkan tangkapan paling banyak yaitu berupa rajungan dan keong.

“Menurut saya, penelitian masih belum bisa dikatakan sempurna. Hasilnya pun sebenarnya belum sesuai harapan saya. Maka dari itu, perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai jenis umpan alternatif lainnya yang bisa digunakan pada alat tangkap bubu lipat kubus ini sehingga dapat menambah variasi hasil tangkapan ikan,” ujar Suci, yang dihubungi oleh tim Agrozine.id pada, Kamis (13/08/2020).

Umpan merupakan salah satu faktor yang menunjang keberhasilan operasi penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap bubu lipat. Sehingga, untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan diperlukan jenis umpan yang memiliki karakteristik mengeluarkan bau-bauan sebagai rangsangan. (ran)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here