Home Perikanan Mengenal Metode Pengolahan Karaginan dari Rumput Laut

Mengenal Metode Pengolahan Karaginan dari Rumput Laut

Agrozine.id – Pernah mendengar istilah karaginan? Istilah tersebut digunakan untuk mendefenisikan kelompok polisakrida galaktosa yang diekstraksi dari rumput laut spesies tertentu seperti alga merah, jenis Chondrus, Eucheuma, Irdaea  dan Phylophora. Nah seperti apa metode pengolahan karaginan dari rumput laut ini?

Rumput laut tidak hanya dikenal sebagai olahan bahan makanan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Menurut beberapa penelitian, terdapat 23 jenis rumput laut yang tersebar di perairan Indonesia dapat dimanfaatkan untuk diolah menjadi berbagai olahan produk yang bisa dikonsumsi. Salah satu jenis rumput laut yang cukup potensial dan banyak ditemukan di perairan Indonesia adalah jenis Eucheuma yang dapat menghasilkan karaginan.

Berikut adalah berbagai manfaat rumput laut:

  • bisa digunakan sebagai pengatur keseimbangan,pengental, pembentuk gel dan pengemulsi makanan
  • banyak digunakan di industri makanan seperti untuk membuat kue, roti, makaroni, selai, jelly, sari buah dan gel pelapis untuk daging
  • di industri farmasi, rumput laut banyak digunakan sebagai bahan pembuatan obat-obatan dan pasta gigi
  • rumput laut juga bisa digunakan di industri tekstil, kosmetik dan cat

Untuk mengolah karaginan, diperlukan beberapa tahapan yang harus dilakukan mulai dari pencucian, ekstraksi, agitasi, penyaringan, pemutihan, penjedalan dengan KCI, proses tekan, pengeringan dan terakhir akan terbentuk tepung karaginan.

Baca Juga: Mengenal Tanaman Anggur Laut Lawi-lawi dan Ragam Khasiatnya

Adapun cara pengolahannya adalah sebagai berikut:

  1. Rumput laut dikeringkan terlebih dahulu, lalu dilakukan perendaman selama 12-24 jam
  2. Rumput laut yang sudah selesai direndam, kemudian dicuci menggunakan air bersih selama 2-3 jam untuk menghilangkan kotoran yang menempel di rumput laut
  3. Kemudian rumput laut yang sudah dicuci bersih direbus/diekstraksi dalam air alkali menggunakan larutan kalium hidroksida dengan konsentrasi 8% dan proses ekstraksi dilakukan selama 2-3 jam pada suhu 50-60 derajat Celcius
  4. Setelah diesktraksi, rumput laut kemudian dicuci dengan air bersih hingga mencapai pH normal
  5. Hasil karaginan yang sudah dicuci bersih selanjutnya dikeringkan menggunakan alat pengering/oven selama 12-16 jam dengan suhu 60 derajat Celcius. Jika pengeringan menggunakan sinar matahari membutuhkan waktu antara 4-5 hari
  6. Hasil karaginan yang sudah kering, selanjutnya dioven dan digiling sampai halus dan menjadi tepung
Baca Juga: Ragam Manfaat Terumbu Karang bagi Biota Laut dan Manusia

Demikianlah informasi metode pengolahan karaginan dari rumput laut. Semoga informasi dalam artikel ini bermanfaat dan mari sama-sama menjaga kelestarian rumput laut agar tetap tersedia dalam waktu yang lama. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here