Home Pertanian Perkecambahan dan Penyemaian Biji Kesemek

Perkecambahan dan Penyemaian Biji Kesemek

Agrozine.id – Kesemek dapat diperbanyak dengan menggunakan biji. Tanaman yang diperbanyak dengan menggunakan biji akan memiliki perakaran yang lebih kuat dan panjang dibanding perbanyakan tanaman dengan setek dan cangkok, umur tanaman pun akan lebih panjang. Kesemek merupakan tanaman yang berasal dari wilayah sub tropis, jadi perlu perlakuan khusus untuk tahap perkecambahannya. Berikut ini panduan perkecambahan dan penyemaian biji kesemek sampai siap tanam.

PERKECAMBAHAN BIJI KESEMEK

  1. Rendam biji kesemek dengan airmatang selama 30 menit.
  2. Ambil biji menggunakan saringan, tiriskandan biarkan di udara terbuka sampai kering.
  3. Ambil tisu/kapas dan lembapkan dengan air matang menggunakan sprayerAmbil beberapa biji kesemek dan letakkan di atasnya. Tutup dengan tisu lembap di atasnya.
  4. Masukkan ke kantong plastik, gulung plastiknya, dan tutup rapat.
  5. Letakkan kantong plastik di dalam kulkas, tetapijangan di freezer. Biarkan di dalam kulkas selama 2,5 bulan.
  6. Periksalah setiap minggu.Jika terjadi kondensasi atau muncul embun, angkat kantong plastik dan ketuk secara perlahan untuk menjatuhkan butir-butir airnya. Masukkan kembali kantong plastik tersebut ke dalam kulkas dengan posisi dibaringkan pada sisi sebaliknya.
  7. Setelah 2,5 bulan,keluarkan tersebut biji-biji  dari kulkas.
  8. Siapkan tisu dankantong plastik yang bisa ditutup. Lembapkan tisu dengan air matang menggunakan sprayer Cukup lembap saja, jangan sampai ada air menetes dari tisu agar biji tidak berjamur atau busuk.
  9. Untuk benih kesemek yang belum berkecambah, letakkan benih di atas tisudengan rapi. Masukkan tisu yang telah berisi biji kesemek ke dalam kantong plastik dan tutup rapat kantong plastik tersebut.
  10. Untuk bijikesemek yang sudah mulai berkecambah (panjang 2 – 5 mm), letakkan biji-biji di atas tisu dengan rapi, lalu masukkan ke dalam kantong plastik, tetapi plastiknya jangan ditutup.
  11. Letakkan plastik di tempat yang mendapat sinar matahari langsung,namun terhindar dari guyuran hujan.
  12. Periksalah setiap hari.Jika tisu mengering, tambahkan satu atau dua tetes air. Jika muncul jamur atau bintik-bintik hitam pada salah satu benih, cabut benih tersebut dan bersihkan. Jika seluruh biji terserang jamur, tambahkan sedikit fungisida.
  13. Benih kesemek akan berkecambah setelah 1 – 3 minggu. Jika kecambahnyasudah sepanjang 0,8 – 2,1 cm, pindahkan benih tersebut ke media semai.

 PENYEMAIAN BIJI KESEMEK

  1. Siapkan wadah penyemaian berupa nampanatau Beri lubang bagian bawahnya secukupnya untuk sirkulasi air.
  2. Sehari sebelum semai,  isi wadah dengan media semai berupa campurantanah, pasir/sekam, dan kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Isi dengan media semai hingga 3/4 nya.
  3. Masukkan benih kesemek yang telah berkecambah/bertunas ke media semai dengan kedalaman 0,6 – 1,9 cm.Sebagian tunasnya harus muncul di permukaan tanah.
  4. Semprotkan air menggunakan sprayer.
  5. Letakkan wadah persemaian di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  6. Jaga medianya agar tidak kering dan tidak terlalu basah.
  7. Semprotkan air 1-2 kali sehari bila mediasemainya kering.
  8. Setelah tanaman memiliki 4 – 5 helai daun, persemaian berakhir, saatnya dipindahkan ke media tanam.

Demikianlah cara perkecambahan dan penyemaian kesemek. Semoga bermanfaat, selamat mempraktikkan, dan semoga sukses! (das)

(Sumber Foto: www.uky.edu)

(content partnership IG @amani.jungle, tiktok amani.jungle)

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here