Home Perikanan Permudah Asuransi Petani, Kementan Luncurkan Aplikasi Protan

Permudah Asuransi Petani, Kementan Luncurkan Aplikasi Protan

Aplikasi Protan

Agrozine.id – PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo bekerjasama dengan Kementerian Pertanian atau Kementan luncurkan aplikasi PROTAN (Proteksi Pertanian) pada Rabu (27/01) di Botani Square, Bogor.

Peluncuran aplikasi PROTAN yang bertepatan dengan kegiatan rakorsin Kementerian Pertanian tersebut dimaksudkan untuk mempermudah petani mendaftarkan diri serta mengurus klaim asuransi pertanian.

Menurut Direktur Pengembangan Bisnis Asuransi Jasindo Diwe Novara mengatakan, aplikasi PROTAN memiliki banyak manfaat untuk para petani dan peternak di seluruh Indonesia.

Baca juga: Asuransi Usaha Tani Padi Melindungi Petani dari Kegagalan Panen

Aplikasi PROTAN memiliki beberapa fitur menarik yang telah dilengkapi dengan pengukuran polygon area kerusakan lahan yang mengalami gagal panen, geolocation koordinat lahan, auto generate download formulir, penyimpanan data klaim, serta update status pelaporan klaim.

“Pastinya aplikasi ini dilengkapi juga dengan berita umum seputar pertanian dan peternakan, dan masih banyak lagi,” tambah Diwe.

Selain itu, lebih lanjut Diwe berharap dengan adanya aplikasi PROTAN akan semakin mempermudah seluruh petugas dalam melakukan berbagai kegiatan di lapangan.

“Jadi, petugas penyuluh lapangan (PPL), petugas organisme pengendali tumbuhan (POPT), dan petugas kesehatan hewan yang ingin melapor klaim AUTP/AUTSK sekarang sudah lebih mudah, cukup melalui ponsel masing-masing,” ujarnya.

Baca juga: Mengenal Propaktani, Program Kementan untuk Petani

Setiap tahun, program AUTP dan AUTSK terus mengalami peningkatan. AUTP tercapai 1 juta hektare dengan total kepesertaan mencapai 1,4 juta petani dan untuk program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) tercapai 120 ribu ekor dengan total kepesertaan hingga 56 ribu peternak.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyambut baik terobosan yang dilakukan untuk membantu para petani mengurus asuransi pertanian tersebut.

“Aplikasi ini adalah sebuah terobosan, sebuah langkah maju. Pertanian sudah memasuki era 4.0, artinya petani pun harus mempersiapkan diri menyambut era digital. Salah satunya untuk memanfaatkan aplikasi PROTAN,” kata Menteri SYL.

Sedangkan, menurut Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, asuransi petani ini sangat penting. Asuransi bisa memberikan ganti rugi saat lahan pertanian mengalami gagal panen. Ada klaim yang diberikan, besarnya yakni Rp6 juta per hektare. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here