Home Perikanan Pilihan Pakan Organik dan Pelet Bagi Ikan Nila untuk Budidaya

Pilihan Pakan Organik dan Pelet Bagi Ikan Nila untuk Budidaya

Pelet Bagi Ikan Nila

Agrozine – Pakan organik ikan nila. Pakan ikan tidak dapat terlepas dari keseluruhan proses budidaya. Bahkan, pemberian pakan dapat menjamin hasil panen yang diperoleh dan kualitasnya. Hanya saja, selama ini pakan ikan dianggap malah dan mempengaruhi keuntungan. Lalu bagimana dengan pakan organik? Berikut ulasan Kami soal makanan yang dikonsumsi khususnya pada ikan nila.

Padahal, ikan jenis air tawar seperti nila dapat diberikan pakan dengan budget 0 rupiah sekalipun, asalkan mengandung protein yang tinggi bagi tumbuh kembangnya.

Baca juga : Jenis-jenis Ikan Nila

Dalam artikel ini, yak hanya pakan organik, tetapi juga pelet, hanya saja fokus ulasan ada pada organik mengingat jenis tersebut memiliki kelebihan yang efisien dari sisi pemeliharaan atau budidaya ikan di era saat ini karena pakan organik.

Pakan Organik Ikan Nila

Bila Anda saat ini akan atau sudah melakukan budidaya ikan Nila. Maka perlu mengetahui pakan terbaik.

1. Daun Talas

Mengawali pilihan pakan organik ikan nila, daun talas dapat menjadi pilihan karena mengandung protein, karbohidrat, dan lemak yang baik untuk pertumbuhan ikan nila. Selain itu, pakan ini mengandung zat besi, kalsium, fosfor, polifenol, dan beberapa vitamin seperti vitamin A, B1, dan C. 

2. Kangkung

Kangkung juga dapat menjadi pakan alami berkualitas bagi ikan nila karena mengandung protein, karbohidrat, dan lemak. Kangkung juga memiliki kandungan zat besi, fosfor, serat, dan kalsium, serta berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, dan C. Sebelum diberikan pada ikan, kangkung terlebih dulu dipotong kecil-kecil agar lebih mudah dicerna.

Pelet Bagi Ikan Nila

3. Lumut

Lumut dapat dimanfaatkan sebagai pakan organik ikan nila, karena mengandung banyak protein yang dapat mempercepat pertumbuhannya. Selain mengenyangkan, senyawa seperti flavonoid dapat berfungsi sebagai antioksidan alami begitu pula terpenoid sebagai antijamur, antibakteri, dan antivirus. Lumut juga mengandung steroid yang baik sebagai hormon pertumbuhan.

4. Azolla

Tidak kalah unggul dari jenis pakan organik lainnya, azolla memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yakni sekitar 24-30 persen. Begitu pula kandungan asam amino terutama lisin sebesar 0,42 persen, kandungan serat 12,38 persen, serta lemak 0,78 persen. Sebelum memberikannya pada ikan nila, azolla sebaiknya dipotong kecil-kecil terlebih dulu dan disesuaikan dengan ukuran ikan.

5. Artemia

Artemia merupakan jenis kutu air berukuran kecil yang tidak kalah baik untuk pakan organik ikan nila. Kutu air ini memiliki kandungan protein cukup tinggi mencapai 66 persen dan lemak 6 persen. Karena ukurannya yang kecil, artemia cocok diberikan pada benih ikan nila untuk mempercepat pertumbuhan ikan. Artemia dapat dibeli dengan mudah dari toko ikan hias bahkan diperoleh secara cuma-cuma di selokan.

6. Eceng Gondok

Tanaman air eceng gondok juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan nila. Kandungan proteinnya cukup tinggi yakni sebesar 13 persen, sehingga dapat pula digunakan sebagai bahan utama pembuatan pakan pelet. Pembuatan pakan juga dapat dilakukan dengan cara mengeringkan eceng gondok sebagai tepung.

7. Ampas Kelapa

Ampas kelapa yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata bermanfaat sebagai pakan organik untuk ikan nila. Kandungan protein kasarnya mencapai 11,35 persen, dengan lemak kasar 23,36 persen, serat makanan 5,72 persen, serta serat kasar 14,97 persen. Ampas kelapa juga memiliki kadar air 11,31 persen serta mudah ditemukan.

8. Maggot

Walaupun terkesan menjijikkan, larva dari serangga black soldier fly ini dapat pula dijadikan sebagai pakan alami ikan nila. Kadar protein pada maggot cukup tinggi yakni sekitar 45 persen, sehingga banyak digunakan sebagai pakan ikan. Tak heran bila budidaya maggot mulai banyak dilakukan sebagai prospek bisnis.

 

Baca Juga : Air Ikan Kolam Ikan Nila Amis? Ini Solusinya

Nah, itulah berbagai pilihan pakan organik ikan nila. Selain itu, kamu juga dapat memberikan ikan berupa sisa nasi, sisa roti, dedak dari hasil gilingan padi, bahkan sisa sayuran. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here