Home Kampus Polbangtan YOMA Gelar Pelatihan Pengubinan Komoditas Hortikultura di Sleman

Polbangtan YOMA Gelar Pelatihan Pengubinan Komoditas Hortikultura di Sleman

pelatihan pengubinan komoditas hortikultura

Agrozine.id – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA) mengadakan pelatihan pengubinan komoditas hortikultura khususnya cabai dan bawang merah kepada 15 orang penyuluh di daerah Berbah dan Depok Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bekerja sama dengan Kapanewon Berbah dan Depok Sleman tepatnya di BP4 Wilayah VII Kabupaten Sleman, pelatihan tersebut dilakukan sesuai dengan intruksi Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam upaya mendorong cabai di skala agrobisnis dan agroindustri.

Baca juga: Jenis-Jenis Tanaman Hortikultura untuk Peluang Bisnis

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, pengembangan industri komoditas hortikultura ini sangat menjanjikan, misalnya seperti cabai.

Sementara itu, Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang, Rajiman menjelaskan, ubinan merupakan salah satu cara untuk memperoleh data produktivitas suatu tanaman. Data produktivitas ubinan biasanya digunakan untuk memberikan potensi hasil tanaman dari suatu luasan tertentu. Pada ilmu statistika, ubinan merupakan sampel.

Baca juga:Ini Dia Cara Membuat Media Semai untuk Tanaman Hortikultura

Data produktivitas hasil ubinan banyak digunakan untuk mengumpulkan data produktivitas terutama pada tanaman PAJALE-BABE sesuai dari program Dinas Pertanian, yaitu padi, jagung, kedelai, bawang dan cabai.

Ina Fitria salah satu pendamping pelatihan dari Polbangtan Yogyakarta Magelang terkait pelatihan pengubinan komoditas hortikultura menambahkan, teknik pengubinan dilakukan dengan memilih blok pada tempat dan luasan tertentu yang mewakili sebagian dari luas lahan yang akan diperkirakan potensi hasinya. Biasnaya, luas ubinan digunakan adalah 2,5 x 2,5 meter.

Matius Eko Prasetyo dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman, salah satu pemateri dalam pelatihan pengubinan komoditas hortikultura yang diikuti oleh 15 orang penyuluh mengatakan, Kabupaten Sleman terdapat pasar lelang cabai yang sebagian besar diserap pedagang besar dari luar daerah.

Lalu, Matius Eko Prasetyo dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu pemateri dalam pelatihan tersebut mengatakan, Kabupaten Sleman terdapat pasar lelang cabai yang sebagian besar diserap pedagang besar dari luar daerah.

“Meskipun saat ini produksi cabai umumnya dalam kondisi off season, namun barang yang dilelang di pasar tersebut masih mampu menembus kisaran angka 1,5 ton hingga 3 ton,” ujar Matius.

Baca juga: Cara Menanam Cabe Hidroponik Menggunakan Botol Bekas

Tingginya harga cabai turut dipengaruhi faktor cuaca. Beberapa pekan lalu, wilayah Jawa Barat yang dikenal sebagai sentra cabai dilanda banjir sehingga mengakibatkan tanaman cabai gagal panen.

Stok cabai dalam negeri selalu mencukupi hanya saja terkendala di pola distribusinya. Bagaimana satu daerah yang surplus, bisa menyuplai daerah yang minus dari sisi produksi. Jika, aspek distribusi bisa benar-benar optimal, maka stok dan harga terjaga stabilitasnya. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here