Home Kampus Inovasi Baru IPB University : Precipalm Diminati Industri Minyak Kelapa Sawit

Inovasi Baru IPB University : Precipalm Diminati Industri Minyak Kelapa Sawit

Agrozine.id – IPB University kembali menemukan inovasi baru. Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) Bidang Inovasi dan Alih Teknologi IPB University melakukan inisiasi kerjasama dengan Best Agro International pada tanggal 7 September 2020 lalu. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka komersialisasi produk inovasi baru IPB University yaitu Precipalm.

Precipalm adalah sistem pendukung keputusan kebutuhan pupuk kelapa sawit berbasis pertanian presisi karya dari Prof Dr Kudang Boro dari Fakultas Teknologi Pertanian, prof Sudradjat dan Prof Dr Sudirman Yahya dari Fakultas Pertanian serta Harry Imantho SSi, MSi, peneliti dari SEAMEO Biotrop.

Inisiasi kerjasama tersebut dilaksanakan dalam pertemuan online yang dihadiri oleh tim Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University, inovator dari IPB University dan tim dari Best Agro International. Selain itu dalam pertemuan tersebut hadir pula tim dari Pupuk Kalimantan Timur selaku mitra inovator dalam pengembangan Precipalm.

Inovasi Precipalm menggabungkan teknologi satelit, radar dan drone untuk menghasilkan rekomendasi pemupukan pada perkebunan sawit dengan tingkat ketelitian hingga 95%.Teknologi ini juga dapat memonitoring tempat yang sulit dijangkau. Keunggulan precipalm hasil inovasi IPB University ini dijelaskan oleh tim IPB University untuk menjawab keraguan mitra terhadap teknologi inovasi baru yang dihasilkan IPB University ini.

Hingga saat ini, inovasi Precipalm telah diterapkan oleh beberapa perusahaan sawit di Indonesia dan dapat meningkatkan efisiensi pemupukan mencapai 8 hingga 15%. Pada kesempatan yang sama Best Agro International sebagai salah satu perusahaan penghasil minyak kelapa sawit di Indonesia mengungkapkan ketertarikannya dengan inovasi ini karena dinilai dapat memperoleh hasil yang cepat dengan cakupan yang luas sehingga akan sangat baik apabila diterapkan di perusahaan tersebut.

Penggunaan Precipalm hasil inovasi terbaru dari IPB University ini memang ditujukan untuk mempermudah proses monitoring dan pemupukan secara efisien pada perkebunan kelapa sawit yang luas, sehingga dapat menghemat biaya dan tenaga dalam melakukan pemupukan.

Precipalm hasil inovasi baru IPB University ini memang masih belum diimplementasikan secara luas, namun pihak IPB University berharap kerjasama ini akan terus berlanjut hingga tahap implementasi. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here