Home Peternakan Pria Ini Sukses Mengelola Peternakan Sapi Perah di Tengah Kota Bogor

Pria Ini Sukses Mengelola Peternakan Sapi Perah di Tengah Kota Bogor

Agrozine.id – Namanya Eki Sulistio. Ia adalah pemiliki sebuah peternakan sapi perah (Fries Holland) yang berada di tengah kota Bogor. Diberi nama J’rami Farm, pemuda ini memberanikan diri untuk menjalankan usahanya sejak tahun 1988-an. Eki membuktikan bahwa beternak tidak hanya dapat dilakukan di desa, namun di tengah perkotaan seperti Bogor usaha ini bisa dijalankan.

Eki merupakan lulusan Diploma III Sekolah Vokasi IPB University dengan jurusan yang sama dengan usahanya, hanya saja pelajar teknis dan teknologi lebih banyak dipelajari ketika masih di bangku kuiah. Memiliki latar belakang pendidikan di bidang yang memberikan regenerasi makhluk hidup ini diakui Eki menjadikan ia memiliki passion ketika mengelola usaha yang ternyata sudah digeluti turun-temurun daro orang tuanya.

Peternakan Sapi Perah di Bogor - 1 - Agrozine

Usaha ini berlokasi di Jl. Piagam No.17 Kebon Pedes Tanah Sareal, Bogor telah berhasil meregenerasikan sebanyak 30 ekor sapi. Dikatakan Eki, selain memiliki kesukaan dan ilmu di bidang ternak, adanya usaha turun-temurun yang sudah dijalankan oleh orangtuanya menjadi salah satu faktor ia memutuskan untuk terjun sendiri mengelola J’rami Farm.

“Pertama karena usaha keluarga ya. Kedua juga kita kalau memulai usaha yang baru agak susah, perlu modal juga. Nah disini fasilitas udah ada, kandang udah ada jadi tinggal kita kelola dengan baik. Selain itu juga jiwa kesukaan sih karena ya modalnya udah ada , jadi tinggal gimana kita bisa mengelola dengan baik gitu,” ujarnya.

Kegiatan sehari-hari yang dilakukan Eki di J’rami Farm adalah produksi susu sapi. Oleh karena itu diakuinya selama masa pandemi ini penjualan susu sapi hasil produksi J’rami Farm drastis menurun. Selain itu harga susu juga menurun drastis.”Karena ya kalau untuk konsumen susu kan mayoritas kalau nggak mahasiswa ya anak-anak,” ujar Eki.

Ada Agenda Tahunan di Peternakan Sapi Perah

Selain memproduksi susu sapi, J’rami Farm juga memiliki agenda tahunan yaitu menjual sapi qurban setiap 3 bulan menjelang hari raya Idul Adha dan penjualan paket daging Idul Fitri.

Produksi susu keseharian mampu menjual 300 liter susu dalam sehari. Dengan bantuan dua orang pekerja, dalam sebulan Eki bisa memperoleh omset sekitar 72 juta rupiah. “Kalau di kondisi sekarang ini sebenarnya itu udah menurun sih produksinya sudah menurun, biasanya sampai 500 liter per hari”, terang Eki.

Diakui Eki memelihara sapi perah tidak begitu sulit karena sapi yang ia budidayakan adalah sapi yang sudah siap perah. Namun demikian ia juga mengalami kendala, salah satu kendala terbesar yang adalah masalah pakan dimana ampas tahu yang merupakan pakan utama sapi perah seringkali tidak memadai.

baca juga : Pembiakan Sapi Ramah Lingkungan Untuk Peternak

“Kalau penyakit iya sapi ini rentan, kalau si anak kandangnya kurang bersih itu nanti bisa jadi puting sapinya jadi rusak. Selain itu juga sapi perah ini rentan sama lumpuh,” imbuhnya.

Peternakan Sapi Perah di Bogor - 2 - Agrozine

Saat ini Eki Sulistio berharap usaha yang ia kelola semakin maju. Selain itu ia berharap juga semakin banyak anak muda yang mau terjun dalam bidang ini, dan adanya dukungan dari pemerintah untuk perkembangan peternakan sapi perah juga komoditas peternakan lainnya di Indonesia. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here