Home Pertanian Produk Olahan Kaldu Jamur, Potensi Bisnis Jamur Halwa Farm

Produk Olahan Kaldu Jamur, Potensi Bisnis Jamur Halwa Farm

Agrozine.id – Bisnis budidaya jamur memiliki potensi yang cukup besar dan menjanjikan. Salah satunya adalah produk olahan kaldu jamur. Helmi Nurjamil, selaku pengelola Halwa Farm juga turut mengembangkan potensi bisnis jamur yang dijalankannya dengan membuat berbagai olahan jamur.

Produk olahan jamur yang dihasilkan dari Halwa Farm seperti kaldu jamur. “Jamur kan kaya protein dan baik untuk kesehatan tubuh, terus juga rendah lemak dan cocok untuk yang sedang menjalankan program diet. Selain itu untuk permintaan pasar, jamur ini juga memiliki prospek yang cukup tinggi karena demandnya juga masih cukup tinggi”, ujar Helmi.

Melihat prospek pasar yang cukup menjanjikan ini, Helmi berusaha mengembangkan skala usahanya dengan membuat produk olahan turunan dari jamur selain menjual produk jamur segar. Diakuinya untuk wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek saat ini sebenarnya harga jamur juga sudah cukup menguntungkan. Namun dengan membuat olahan roduk turunan dikatakannya bisa meningkatkan harga jual jamur di pasaran.

Baca Juga: Guru Honorer Menjadi Petani Jamur, Hasilkan Omset Fantastis

“Bayangkan kalau kita menjual jamur segar misalnya dengan harga Rp. 4000- Rp 5.000/kg, nah ketika dijadikan olahan seperti kaldu jamur harganya bisa menjadi dua kali lipat dari harga jamur segar yang kita juga”, imbuh Helmi.

Selain itu dijelaskan oleh Helmi, membuat produk olahan ini juga bisa menjadi strategi untuk menghindari kerugian ketika jamur panen raya namun pasar tidak mencukupi, lantaran jamur segar ini memiliki masa simpan yang cukup singkat. “Jadi progresnya simpel aja, jamur lagi panen raya yaudah nggak usah jual ke pasar, jadiin tepung atau kaldu jamur aja. Dengan begitu yang tadinya kita cuma kelabakan sehari karena jamur harus laku terjual, sekarang dengan dijadikan olahan masa simpannya juga jadi lebih lama, bisa sampai dua tahun. Masa iya dalam dua tahun kita nggak bisa jualan”, katanya.

Baca Juga: Helmi Nurjamil, Sukses Jalankan Budidaya Jamur Terintegrasi. Apa Strateginya?

Untuk pemula yang ingin mencoba bisnis jamur, Helmi membedakannya menjadi dua kelompok yakni pemula untuk skala hobi dan pemula untuk skala bisnis. Menurutnya yang membedakan antara skala hobi dan skala bisnis ini adalah kedekatan dengan pasar dimana untuk skala hobi, dikatakannya harus lebih dekat pasar. Namun untuk pemula ia lebih menyarankan untuk memulai dari skala hobi karena membutuhkan modal yang lebih sedikit dibandingkan dengan skala bisnis.

“Selain jamur segar, produk olahan kaldu jamur juga memiliki prospek yang cukup menjanjikan dan efisien, karena kalau kita ngomongin bisnis pasti jatuhnya juga akan ngomongin efisiensi”, ujarnya. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here