Home Perikanan Dinas Perikanan Berau Luncurkan Program Kemitraan Si Puri

Dinas Perikanan Berau Luncurkan Program Kemitraan Si Puri

program kemitraan Si Puri

Agrozine.id – Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur menggandeng para pelaku usaha perikanan melaui program kemitraan Si Puri (Sistem Kemitraan Pelaku Utama Perikanan). Program tersebut diluncurkan pada 12 Oktober 2020 lalu di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kalimanatan Utara oleh Pjs Bupati Berau, M Ramadhan.

Program Si Puri diluncurkan sebagai tindak lanjut tugas pokok dan fungsi Dinas Perikanan Kabupaten Berau dalam mengelola wilayah perairan Bumi Batiwakkal.

Tujuan diluncurkannya program ini untuk mensejahterakan masyarakat, terutama nelayan, pembudidaya ikan, pengolah serta pemasar hasil perikanan. Dinas Perikanan Kabupaten Berau terus berupaya dalam menggali potensi dan mengembangkan sektor perikanan.

Baca juga: Mengenal Program KKP Kampung Nelayan Maju

Program Kemitraan Si Puri, saat ini masih terfokus kepada kelompok nelayan. Dalam program ini telah ditetapkan pilot projectnya, yaitu di Kampung Tanjung Batu dengan 9 nelayan dan 1 penampung kecil, Kasai 9 nelayan, Pulau Derawan 9 nelayan dan Karangan 1 penampung.

Kepala Dinas Perikanan Berau, Ir. Tenteram Rahayu mengatakan jika komoditas laut yang dimiliki cukup beragam. “Kalau di Kasai kan udang, di Derawan lobster sama kerapu hidup, Tanjung Batu ada rajungan dan ikan campuran,” ujar Rahayu.

Program kemutraan ini mencakup tujuh aspek, diantaranya proses alih keterampilan manajemen dan teknis, pemasaran, permodalan, jaminan sosial ketenagakerjaan, sumber daya manusia, teknologi sesuai pola kemitraan, tata niaga rantai pasok yang berkeadilan, serta pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan dan program lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan dengan bentuk pola kemitraan, yakni; pola inti plasma dalam usaha budi daya dan pengolahan, pola perdagangan umum dalam usaha budidaya, penangkapan dan pengolahan, pola sub kontrak dengan usaha pengolahan, serta pola kerja sama operasional dalam usaha budidaya.

Baca juga: Asuransi Nelayan Mandiri SiMantep

Selain itu, kedepan juga akan digandeng perbankan untuk memudahkan para nelayan dalam mengakses permodalan. Pasalnya, selama ini masih banyak nelayan yang belum mengetahui sistem di perbankan.

Kemudian untuk jangka menengah, 2021-2022, Program kemitraan Si Puri ini akan menggandeng baik korporasi (perusahaan), Badah Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki andil berupa investasi di sektor perikanan. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here