Home Pertanian Proyek Kolaborasi untuk Mendukung Praktik Pertanian Regeneratif di Nebraska

Proyek Kolaborasi untuk Mendukung Praktik Pertanian Regeneratif di Nebraska

praktik pertanian regeneratif

Agrozine.id – The Nature Conservancy, McDonald’s, Cargill, dan Target bersatu untuk meluncurkan proyek lima tahun senilai $8,5 juta yang bertujuan untuk bekerja dengan petani Nebraska untuk memajukan praktik pertanian regeneratif yang terbukti membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan membantu petani beradaptasi dengan perubahan iklim. Secara keseluruhan, usaha ini berpotensi untuk menyerap 150.000 metrik ton karbon dioksida selama proyek.

Nebraska adalah salah satu negara bagian penghasil daging terbesar di AS dan termasuk urutan tiga teratas dalam produksi jagung, bahan utama untuk pakan ternak. Proyek ini akan bekerjasama dengan petani yang tertarik untuk meraih 100.000 hektar tanah dan menyediakan bantuan teknis dan finansial mereka untuk meningkatkan penerapan praktik kesehatan tanah regeneratif, termasuk penanaman penutup tanah, pengurangan pengolahan tanah, dan rotasi tanaman yang beragam.

How Farms Differ From Factories | Front Porch Republic

“Mengurangi perubahan iklim merupakan priotitas utama bagi organisasi kami. Kami tahu kami tidak mampu melakukan ini sendirian,” kata Heather Tansey, pimpinan keberlanjutan untuk bisnis protein dan kesehatan hewan Cargill. “Saya sangat bangga akan usaha ini tidak hanya untuk mempromosikan penyerapan karbon dalam rantai pasokan pakan sapi, tapi juga mendukung ketahanan komunitas pertanian.”

Praktik yang diterapkan akan membantu menyimpan karbon di dalam tanah daripada di atmosfer, meremajakan kesehatan lahan pertanian, yang menguntungkan petani dan lingkungan. Pekerjaan ini akan membuka salah satu kesempatan terbesar dalam pertanian untuk mengurangi perubahan iklim.

“Kami tahu bahwa tanah pertanian yang sehat meningkatkan fertilitas, meningkatkan kualitas air, dan menstabilkan iklim global,” ujar Dr. Hannah Birge, direktur pertanian di Nebraska untuk The Nature Conservancy dan direktur proyek ini. “Proyek ini akan meningkatkan sumber daya swasta dan publik untuk memperkuat kerja baik dari petani Nebraska sembari meningkatkan praktik tanah yang menguntungkan.”

“Di Target, kami berkomitmen untuk menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab dan membuat rantai pasokan kami lebih berkelanjutan,” kata Ivanka Mamic, wakil presiden sumber yang bertanggung jawab dan keberlanjutan untuk Target. “Usaha kolaborasi semacam ini akan membantu menciptakan dan menggerakkan perubahan yang dibutuhkan di industri. Kami bergairah untuk memulai pekerjaan ini, mendukung petani dengan praktik kesehatan tanah untuk bersama-sama mengurangi perubahan iklim.”

Sebagai percontohan Konsorsium Pasar Jasa Ekosistem, program ini bekerja untuk menghubungkan petani dengan pembayaran sektor swasta untuk manfaat iklim dan air masyarakat.

“Perusahaan besar ingin meningkatkan jejak lingkungan mereka dengan cara yang terukur,” ujar Debbie Reed, direktur Konsorsium Pasar Jasa Ekosistem. “Petani yang mengadopsi praktik kesehatan tanah dapat memberikat peningkatan tersebut. Konsorsium menghubungkan keduanya dan menciptakan jalan untuk membayar petani untuk hasil yang menguntungkan lingkungan.”

Hubungan ini, bersama dengan dukungan hibah $4,4 juta dari Ilmu Konservasi Sumber Daya Alam USDA (USDA Natural Resources Conservation Science) melalui Program Kemitraan Konservasi Regional (Regional Conservation Partnership Program/RCPP), memberikan cara untuk meningkatkan adopsi pertanian regeneratif.

Inisiatif ini juga merupakan inisiatif Cargill’s BeefUp Sustainability yang ingin mengurangi emisi gas rumah kaca di sepanjang jalur rantai pasokan daging sebaganyak 30 persen pada tahun 2030, diukur per pound daging terhadap baseline tahun 2017. Pada awal musim panas ini, Cargill meluncurkan upaya restorasi padang rumput untuk mendukung tujuan ini. Secara serupa, program ini merupakan langkah lain untuk mencapai tujuan iklim milik Target, yang disetujui oleh Science Based Targets Initiative, untuk menurunkan emisi karbon sebanyak 30 persen di bawah baseline tahun 2017 pada tahun 2030.

Investasi ini juga merupakan langkah lebih lanjut dari McDonald untuk memenuhi tujuan yang disetujui pleh Science Based Targets Initiative untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari rantai pasokan sebanyak 31 persen (per ton makanan dan kemasan) di sepanjang rantai pasokannya pada tahun 2030 dari tingkat di tahun 2015. Melalui projek ini dan tindakan lain, McDonald berharap dapat mencegah 150 juta metrik ton emisi gas rumah kaca dilepaskan ke atmosfer pada tahun 2030. Ini sama dengan mengambil 32 juta mobil penumpang dari jalanan selama 1 tahun atau menanam 3,8 juta pohon dan menumbuhkan mereka selama 10 tahun.

Marion Gross, wakil presiden senior, kepala petugas rantai pasokan, McDonald Amerika Utara menyatakan bangga dapat bermitra dengan komunitas petani Nebraska untuk meningkatkan praktik pertanian regeneratif, menurunkan emisi gas rumah kaca, dan meningkatkan keberlanjutan pangan untuk generasi selanjutnya. (ran)

 

Dilansir dari www.cargill.com, Selasa (01/09/2020)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here