Home Biodiversitas Rangkong, Burung Unik Sang Penjaga Keseimbangan Hutan

Rangkong, Burung Unik Sang Penjaga Keseimbangan Hutan

Burung Rangkong Gading (Sumber foto: iucnhornbills.org)

Agrozine.id – Burung rangkong dikenal juga sebagai enggang, julang, atau kangkareng, adalah burung besar yang terkenal dengan paruh besarnya yang berwarna cerah. Burung ini dapat ditemukan di hutan tropis Afrika, Asia, dan Melanesia. Di Indonesia sendiri, terdapat 13 jenis rangkong dari 62 jenis yang ada di dunia.

Ciri-ciri Burung Rangkong:

  • Paruh besar dan berwarna cerah: Paruh rangkong terbuat dari keratin, bahan yang sama dengan rambut dan kuku manusia. Paruhnya tidak memiliki saraf sehingga ringan dan kuat. Rangkong jantan memiliki paruh yang lebih besar dan berwarna lebih cerah daripada betinanya. Paruh ini digunakan untuk mencari makan, membangun sarang, dan sebagai alat pertahanan.
  • Tubuh besar: Burung ini memiliki tubuh yang besar dengan bulu berwarna-warni. Ukurannya bervariasi tergantung jenisnya, dari 30 cm hingga 1 meter. Rangkong adalah salah satu burung terbesar di Indonesia dengan berat hingga 6 kilogram.
  • Suara yang khas: Burung ini memiliki suara yang keras dan khas. Suara ini digunakan untuk berkomunikasi dengan pasangan dan anggota kawanan lainnya.

Spesies Burung Rangkong yang Ada di Indonesia:

  • Rangkong gading (Rhinoplax vigil)
  • Rangkong badak (Buceros rhinoceros)
  • Rangkong papan (Buceros bicornis)
  • Rangkong Sulawesi (Rhyticeros cassidix)
  • Rangkong Papua (Aceros plicatus)
  • Rangkong Julang Sumba (Rhyticeros everetti)
  • Rangkong Julang Jawa (Rhyticeros undulatus)
  • Rangkong Enggang Klihingan (Anorrhinus galeritus)
  • Rangkong Enggang Jambul (Berenicornis comatus)

Habitat Burung Rangkong:

  • Hutan tropis: Burung ini umumnya hidup di hutan tropis yang lebat dengan banyak pohon besar.
  • Hutan dataran rendah dan pegunungan: Burung ini juga dapat ditemukan di hutan dataran rendah dan pegunungan hingga ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.

Perilaku

  • Hidup berkelompok kecil
  • Bersifat monogami
  • Bersarang di lubang pohon
  • Memakan buah-buahan, serangga, dan hewan kecil

Peran Burung Rangkong:

  • Penyebar biji: Burung ini memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan hutan dengan menyebarkan biji-bijian. Burung ini memakan buah-buahan hutan dan mengeluarkan bijinya melalui kotorannya.
  • Pengendali hama: Burung ini juga membantu mengendalikan populasi hama hutan dengan memakan serangga dan hewan kecil lainnya.
  • Penyerbuk bunga: Burung ini membantu penyerbukan bunga saat mereka mencari makan di pepohonan.

Ancaman bagi Burung Rangkong

  • Perburuan liar: Burung ini diburu untuk diambil paruhnya yang indah dan dagingnya yang lezat.
  • Penebangan hutan: Penebangan hutan menyebabkan hilangnya habitat burung unik ini.

Upaya Pelestarian Burung Rangkong:

  • Peraturan perundang-undangan: Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan peraturan untuk melindungi burung ini, seperti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
  • Pendidikan dan penyadartahuan: Masyarakat perlu di edukasi tentang pentingnya burung ini dan bagaimana cara melindunginya.
  • Upaya pelestarian habitat: Upaya pelestarian habitat, seperti penanaman pohon dan rehabilitasi hutan, dapat membantu melindungi burung ini.

Burung rangkong adalah burung yang unik dan penting bagi kelestarian hutan. Kita dukung perlindungan burung ini dari kepunahan. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here