Home Pertanian Revolusi Pertanian Digital Selama Pandemi Covid-19

Revolusi Pertanian Digital Selama Pandemi Covid-19

pertanian digital

Agrozine.id – Pertanian digital dan e-commerce telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir di negara industri maupun negara berkembang. Pandemi Covid-19 membentuk kembali masyarakat di seluruh dunia, salah satunya yaitu dengan mempercepat revolusi pertanian digital yang sudah berlangsung sebelumnya. Adanya alat digital dapat mendukung produksi pertanian selama pandemi Covid-19 ini. Melalui sistem pertanian digital para petani menggunakan ponsel dan teknologi digital lainnya untuk mengakses informasi pertanian yang dapat disesuaikan dan ditindaklanjuti secara real time.

Dengan adanya teknologi digital yang pintar dapat membantu petani dalam monitoring hama sehingga dapat mencegah kerusakan tanaman. Selain itu, tentunya dapat menghemat biaya produksi pertanian.

Kebijakan aturan pembatasan jarak sosial akibat pandemi Covid-19 memungkinkan akan meningkatkan tren sistem pertanian digital.

Seperti yang dikatakan oleh Jim Hedges, wakil presiden pemasaran benih untuk WinField United, bahwa perusahaannya telah menggunakan alat digital seperti R7 dan citra satelit untuk menghasilkan peta dan memplot data.

“Penggunaan alat presisi seperti alat R7 telah memberikan kenyamanan bagi petani dalam menggunakan alat digital ini,” tambahnya.

Penggunaan alat digital R7 ini hanyalah salah satu cara terbaik petani untuk mengoptimalkan hasil pertanian. Namun, hal ini bukan berarti biayanya yang paling rendah, tetapi lebih ke prioritas berinvetasi untuk hasil pertanian yang lebih optimal.

Nate Franzen, presiden divisi perbankan agri di First Dakota National Bank di Yankton, South Dakota mengatakan bahwa dalam penerapan sistem pertanian digital, petani tidak melulu harus memilih alat pemantauan yang rumit, namun mereka dapt menggunakan spreadsheet Excel sederhana yang dapat mereka perbarui secara berkala. Kuncinya adalah harus akurat dan tepat waktu sehingga petani dapat menggunakannya untuk membuat keputusan sepanjang tahun dalam produksi pertanian.

Adanya pandemi Covid-19 ini menuntut perusahaan penyedia layanan pertanian digital untuk selalu terhubung dengan pelanggan -petani- melalui sebuah platform digital. Tak terkecuali The Climate Corporation. Perusahaan ini sebelum adanya Covid-19 selalu aktif dalam kegiatan lapangan untuk memberikan pelatihan kepada petani.

Namun, Covid-19 sangat menggangu jalannya suatu kegiatan. Hal itu yang mendorong The Climate Corporation untuk selalu terhubung dengan para pelanggan melalui penyampaian informasi secara digital. Dengan mengadakan webinar yang dipromosikan melalui sosial media dan email menjadi salah satu cara, agar bisa menjalin komunikasi secara langsung antara petani dan perusahaan. Hal itu didukung juga atas pembuatan video berdurasi 60 detik yang dapat dirujuk oleh petani selama penanaman.

Selama penanaman, fitur obrolan langsung FieldView dari Climate memungkinkan petani untuk berkomunikasi langsung dengan pejabat perusahaan, kata John Raines, salah satu perwakilan dari The Climate Corporation. (ran)

 

Dilansir dari: www.agriculture.com 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here