Home Kampus Rumpon Portable Dosen IPB University, Siap Diaplikasikan di Perairan Tapanuli Tengah

Rumpon Portable Dosen IPB University, Siap Diaplikasikan di Perairan Tapanuli Tengah

Agrozine.id – Dosen IPB University kembali hadirkan inovasi baru berupa rumpon portable (eFAD). Dr Roza Yusfiandayani dan Prof Mulyono S Baskoro selaku penemu eFAD mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara dalam Webinar on Fisheries Talk di hadapan peserta dari IPB University, Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan Matauli (STPK) dan Universitas Syah Kuala. Dalam kegiatan yang difasilitasi oleh PT Sahabat Nelayan Indonesia, Dr Roza menjelaskan penelitian Rumpon Portable/eFAD dosen IPB University yang sudah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia diantaranya adalah Pelabuhan ratu, Asceh barat, Jepara dan Banten.

Baca Juga : Asuransi Nelayan Mandiri Simantep, Jamin Perlindungan Para Pencari Ikan

Dijelaskan oleh Dr Roza pengoperasian rumpon portable mendukung kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan sehingga dapat meningkatkan opini nelayan. Menurutnya ikan akan datang di sekitar rumpon dengan frekuensi yang dihasilkan oleh rumpon portable. Selain itu, Prof Muyono juga menjelaskan proses keilmuan ketika ikan berkumpul di sekitar rumpon. Menurutnya, ikan akan merespon dan terangsang mendekati pada frekuensi tertentu yang dihasilkan rumpon.

rumpon

Menurut Dr Joko Samiaji selaku Kepala Sekolah Menengah Kelautan dan Perikanan Matauli menjelaskan bahwa eFAD atau rumpon portable tersebut layak diterapkan di Tapanuli Tengah jika ditinjau dari ekosistem dan kontur daerahnya.  Perairan Tapanuli Tengah didominasi oleh ekosistem lepas pantai (Blue Ocean Water Ecosystem) atau laut dalam.

“Perairan Tapanuli Tengah juga terdiri dari wilayan pesisir yang dikelilingi oleh berbagai pulau dan hamparan terumbu karang,sehingga perairan Tapanuli Tengah merupakan tempat yang cocok untuk eFAD dioperasikan dan diaplikasikan”ujar Dr Joko Samiaji.

Baca Juga : Dosen IPB University Kenalkan Inovasi Atraktor Cumi-Cumi

Fathab selaku CEO PT Sahabat Nelayan Indonesia juga berharap terjalin kerja sama antara PT Sahabat Nelayan Indonesia mewakili IPB University dengan STPK Matauli. Hadirnya eFAN di Tapanuli Tengah dapat membantu para nelayan untuk meningkatkan prouktivitasnya dan menciptakan kerja sama penelitian lintas perguruan tinggi.

Dengan adanya rumpon portable karya dosen IPB University tersebut diharapkan dapat membuka pintu dan gerbang kolborasi antara IPB University dengan STPK Matauli dan terjalin kerja sama penelitian yang baik lintas perguruan tinggi tersebut. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here