Home Biodiversitas Sapi Brahman, Sapi Unggul Berbobot Luar Biasa

Sapi Brahman, Sapi Unggul Berbobot Luar Biasa

brcutrer.com

Agrozine – Banyak jenis sapi yang bisa dibudidayakan di Indonesia. Namun, untuk bisa mendapatkan keuntungan maksimal, diperlukan bibit sapi yang unggul, salah satu diantaranya adalah sapi Brahman. Sapi ini adalah tipe sapi potong terbaik untuk dikembangkan.

Sapi yang memiliki fisik yang kuat ini adalah keturunan sapi Zebu atau Boss Indiscuss. Aslinya berasal dari India, lalu masuk ke Amerika pada tahun 1849 berkembang pesat di sana. Di negara itu, sapi ini dikembangkan untuk diseleksi dan ditingkatkan mutu genetiknya sehingga berhasil menjadi sapi dengan bobot badan yang luar biasa.

Setelah berhasil dikembangkan, jenis sapi ini kemudian diekspor oleh Amerika ke berbagai negara. Di Amerika terbentuk perkumpulan pembibit American Brahman Breeder Association, sedangkan di Australia terbentuk Australian Brahman Breeder Association. Sapi ini masuk ke Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda dan mulai dikembangkan di Indonesia sejak tahun 1970-an hingga sekarang. Sapi ini tahan terhadap suhu panas. Jadi, sapi ini sangat cocok sekali dipelihara di Indonesia yang beriklim tropis.

Ciri khas sapi Brahman adalah berpunuk besar dan berkulit longgar, gelambir dibawah leher, dan perut lebar dengan banyak lipatan-lipatan. Telinganya panjang menggantung dan berujung runcing. Tanduk sapi jenis ini sangat kecil.

Sebelum membesarkan sapi ini, peternak harus memilih bibit sapi yang baik. Mereka harus memerhatikan keadaan fisik, mulai dari kaki, kepala, organ kelamin, dan sebagainya. Pemeriksaan yang sangat teliti akan menghindari bibit tumbuh dengan tidak sempurna atau mati saat dibesarkan.

Para peternak memiliki dua metode pembesaran sapi Brahman di peternakan, yaitu:

  • Pembesaran jangka pendek dengan waktu kurang dari enam bulan. Sapi-sapi yang mulai besar dijual dan diganti dengan anakan yang jauh lebih kecil. Dengan perawatan dan pemberian pakan yang baik, sapi ini mudah dibesarkan sehingga dalam waktu singkat bisa segera dijual.
  • Pembesaran jangka panjang dengan waktu lebih dari enam bulan. Jika dipelihara dengan baik, sapi ini bisa menghasilkan bobot 500 kg dalam dua tahun. Sapi jenis ini dipersiapkan sebagai sapi potong atau indukan yang berkualitas.

Bobot sapi brahman jantan dewasa sekitar 800-1100 kilogram dengan tinggi badan hingga 168 sentimeter, sedangkan bobot sapi brahman betina yang sudah dewasa sekitar 500-700 kilogram. Sapi ini mempunyai tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pada usia yang sama, posturnya lebih besar daripada sapi lokal.

Sapi yang beredar di pasaran biasanya memiliki jenis yang berbeda-beda. Ada sapi Brahman asli yang belum disilangkan. Ada pula sapi Brahman Cross yang merupakan hasil persilangan sapi ini dengan beberapa sapi Australia, seperti Limosin, Simmental, dan Hereford.

Sapi Brahman tidak terlalu pilih–pilih jenis pakan. Adaptasi dengan pakan kurang berkualitas cukup baik. Hal ini sangat menguntungkan bagi peternak Indonesia karena dapat menggunakan jerami padi yang melimpah.

Sapi ini memiliki tulangan yang kecil sehingga presentasi karkas bisa lebih tinggi. Keunggulan lainnya, sapi brahman tahan terhadap gigitan caplak dan parasit lain.

Demikianlah informasi tentang sapi Brahman. Semoga bermanfaat, selamat beternak, dan semoga sukses! (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here