Home Populer Sinar Mas Agri Libatkan Masyarakat untuk Tangani Karhutla

Sinar Mas Agri Libatkan Masyarakat untuk Tangani Karhutla

Agrozine.id – Sinar Mas Agri menekankan pendekatan partisipatif dan kolaboratif bersama masyarakat dalam menangani masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu desa binaan perusahaan tersebut adalah Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang telah berhasil menorehkan catatan keberhasilan dalam menurunkan jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia khususnya di daerah Sumatera dan Kalimantan. Hal tersebut terjadi dengan melibatkan masyarakat untuk tangani karhutla.

Sejak bencana karhutla yang terjadi pada tahun 2015, jumlah penurunan kasus kebakaran hutan dan lahan telah menurun secara signifikan. Di tahun 2019, sekitar 99 persen areal kebun perusahaan Sinar Mas Agri tidak terbakar dan hal serupa juga terjadi di desa-desa binaan perusahaan yang berhasil menurunkan dampak dan angka kebakaran lahan secara signifikan.

“DMPA tidak hanya fokus pada kesiapan perusahaan dari sisi teknis pencegahan dan pemadaman karhutla, tapi juga pada pelibatan masyarakat yang merupakan garda terdepan dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran”, ujar Agus Purnomo selaku Managing Director Sinar Mas Agri.

Baca Juga : Sipongi : Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

Sinar Mas Agri juga melibatkan Kelompok Masyarakat Siaga Api (MSA) yang melakukan sejumlah kerjasama kolaboratif mulai dari sosialisasi ke masyarakat, pemantauan titik api, patroli bersama sampai pemadaman kebakaran yang dilakukan secara bersama dengan masyarakat.

Masyarakat dibekali alat pemadam kebakaran oleh perusahaan yang diperlukan untuk tindakan awal pemadaman dan secara rutin melakukan peningkatan kapasitas masyarakat melalui serangkaian pelatihan yang dilakukan bersama Sinar Mas Agri dan Manggala Agni.

Sekarang ini tercatat sebanyak 1150 anggota masyarakat yang terlibat dalam tim masyarakat siaga api dan terdiri dari 40 desa di Jambi, Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Tengah, Bangka dan Sumatera Selatan telah tergabung dalam DMPA.

Baca Juga : Waspada Musim Kemarau, Manggala Agni Lakukan Groundcheck untuk Cegah Karhutla

Selain melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla, Sinar Mas Agri juga memperkenalkan pola bertani tanpa membakar lahan sebagai upaya untuk memenuhi ketahanan pangan masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan yang disebut dengan Pertanian Ekologis Terpadu (PET).

PET menjadi solusi ramah lingkungan untuk masyarakat dalam membuka lahan tanpa bakar sehingga lebih aman untuk lingkungan. Untuk melakukan pendampingan secara intensif di masyarakat, perusahaan menempatkan satu orang tenaga ahli yang bertugas untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam kurun waktu tertentu. Dengan pelatihan yang diberikan, perusahaan melibatkan masyarakat untuk tangani karhutla sekaligus memberikan pengetahuan dan pendampingan dalam upaya membangun pertanian ramah lingkungan tanpa membakar lahan. Melalui PET, masyarakat telah memanen beberapa komoditas pertanian seperti sayuran, ternak, ikan hingga beberapa produk siap konsumsi seperti jahe merah bubuk. Saat ini PET memiliki 420 anggota tani. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here