Home Biodiversitas Snapping Aligator, Kura-Kura Air Tawar Terberat di Dunia

Snapping Aligator, Kura-Kura Air Tawar Terberat di Dunia

Kura-Kura Snapping Alligator (Sumber foto: wildark.org)

Agrozine.id – Kura-kura snapping aligator yang bernama ilmiah Macrochelys temminckii ini adalah kura-kura air tawar besar yang berasal dari Amerika Serikat bagian tenggara. Reptil ini adalah kura-kura air tawar terbesar di Amerika Utara dan salah satu kura-kura air tawar terberat di dunia, dengan jantan biasanya memiliki berat antara 70 dan 80 kilogram.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang kura-kura snapping aligator:

Penampilan

Kura-kura unik ini memiliki penampilan kasar dan berkutil. Ekornya panjang dan tebal serta kepala besar dengan rahang yang kuat. Cangkang mereka berwarna cokelat, abu-abu, atau hitam, dan dapat tumbuh hingga 71 cm.

Habitat

Kura-kura snapping aligator ditemukan di sungai, danau, dan rawa yang bergerak lambat di Amerika Serikat bagian selatan, dari Florida hingga Texas dan di sepanjang Sungai Mississippi hingga Illinois.

Diet

Kura-kura ini adalah karnivora dan predator penyergap. Mereka menggunakan lidah merah muda mereka yang seperti cacing untuk memikat ikan, mamalia kecil, dan burung ke dekat mulut mereka, di mana mereka kemudian ditangkap dengan rahang mereka yang kuat.

Reproduksi

Kura-kura snapping aligator mencapai kematangan seksual pada usia sekitar 10-15 tahun. Musim kawin mereka biasanya dimulai pada musim semi dan berlangsung hingga musim panas. Jantan akan bersaing untuk mendapatkan betina dengan cara bertarung satu sama lain. Jantan yang dominan akan menunggangi betina dan menggunakan cakarnya untuk mencengkram cangkangnya. Jantan kemudian akan memasukkan penisnya ke dalam kloaka betina untuk membuahi telurnya. Setelah kawin, betina akan mencari tempat yang aman untuk bertelur. Tempat ini biasanya di daerah berpasir atau berlumpur di tepi sungai atau danau. Betina akan menggali lubang dengan kakinya dan kemudian bertelur di dalamnya. Jumlah telur yang dihasilkan betina bervariasi tergantung pada spesiesnya, tetapi umumnya berkisar antara 10-30 telur. Telur akan menetas setelah sekitar 60-90 hari. Tukik yang baru menetas akan keluar dari telur dan mencari makan sendiri. Tukik sangat rentan terhadap predator dan hanya sedikit yang berhasil mencapai usia dewasa.

Usia

Kura-kura ini dapat hidup sangat lama, dengan beberapa individu diperkirakan berusia lebih dari 100 tahun.

Konservasi

Kura-kura snapping aligator terdaftar sebagai rentan oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN) karena hilangnya habitat, perburuan, dan pengumpulan untuk perdagangan hewan peliharaan.

Berikut adalah beberapa fakta menarik lainnya tentang kura-kura snapping aligator:

  • Gigitannya sangat kuat, salah satu yang terkuat dari semua hewan dibandingkan dengan ukurannya.
  • Mereka dapat bernapas di bawah air hingga 50 menit pada suatu waktu.
  • Alga sering tumbuh di cangkangnya, yang dapat membantu mereka menyamarkan diri dari mangsa.
  • Betina hanya datang ke darat untuk bertelur, sedangkan jantan menghabiskan sebagian besar hidup mereka di air.

Kura-kura snapping aligator adalah makhluk yang menarik, tetapi penting untuk diingat bahwa mereka adalah hewan liar dan tidak boleh didekati atau dipegang. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here