Home Pertanian Startup Crover Mengenalkan Teknologi Pertanian, Kurangi Limbah

Startup Crover Mengenalkan Teknologi Pertanian, Kurangi Limbah

Startup Crover

Agrozine – Startup Crover telah memperkenalkan teknologi pertanian pertama di dunia yang dirancang untuk mengurangi limbah dan menghemat jutaan ton biji-bijian setiap tahunnya. Crover mengembangkan robot yang dapat meneliti sereal dan komoditas biji-bijian lainnya untuk memantau kondisinya dalam ruang penyimpanan. Ini merupakan solusi monitoring komoditas bijian-bijian berbasis robot pertama yang memungkinkan kita mendapat informasi lebih lanjut terkait kondisi benih yang disimpan.

Perusahaan ini mengembangkan teknologinya sebagai bagian dari Pusat Inkubasi Bisnis Badan Antariksa Eropa Inggris (ESA BIC UK, bagian dari ESA Space Solutions), program inkubasi bisnis terbesar di dunia untuk startup teknologi luar angkasa, yang menggunakan teknologi luar angkasa untuk mengembangkan daya saing dan menciptakan produk dan layanan baru.

Dikelola oleh Science and Technology Facilities Council (STFC), bagian dari UK Research and Innovation, bekerja sama dengan ESA, serta didanai oleh STFC, University of Leicester dan UK Space Agency, program ESA BIC UK ini membantu pelaku bisnis meningkatkan daya saing mereka di pasar global yang semakin sengit.

Startup Crover

Berbasis di Higgs Center for Innovation STFC pada Royal Observatory di Edinburgh, startup Crover telah mengembangkan robot yang dapat mengukur suhu dan kelembapan secara akurat saat berjalan melewati butiran. Data ini kemudian dikirimkan melalui satelit komunikasi, ke manajer penyimpanan biji-bijian.

Melalui program ESA BIC UK, startup Crover juga mendapatkan ahli dan kapabilitas percetakan 3D canggih, yang memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi dan mengembangkan komponen yang sebelumnya dipesan terlebih dulu dan diperlukan untuk desainnya.

Pihak startup mengatakan, teknologi ini juga diuji di TechCrunch Start-up Battlefield 2020. Dr Lorenzo Conti, Founder Crover mengatakan, “Kesempatan untuk bekerja bersama astronom, insinyur, serta ahli pencetakan dan pembuatan prototipe 3D sangat berharga bagi bisnis dan misi kami untuk menciptakan sesuatu yang dapat membantu mengubah dunia menjadi lebih baik,” pungkasnya. (rin)

 

Dilansir dari Far Eastern Agriculture

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here