Home Perkebunan Strategi Pengembangan Kedelai Lokal, Pangan yang Kaya Manfaat

Strategi Pengembangan Kedelai Lokal, Pangan yang Kaya Manfaat

Agrozine.id – Dalam Strategi Pembangunan Indonesia menggariskan bahwa sasaran pembangunan jangka panjang adalah terciptanya kualitas manusia Indonesia yang semakin maju dan mandiri pangan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mendorong pemanfaatan pangan lokal. Salah satu pangan lokal yang dapat dibranding untuk tujuan ini adalah kedelai lokal. Dibutuhkan strategi pengembangan kedelai lokal agar bisa dijual langsung kepada konsumen.

Kedelai lokal memiliki kandungan protein nabati tinggi (38%) dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Karena itu untuk mengembangan kedelai lokal strategi yang diperlukan adalah bukan menjual produknya melainkan menjual manfaatnya untuk kesehatan.

Menurut Suwandi,Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian kedelai lokal dapat dijual kepada konsumen khusus sepert rumah sakit,panti jompo, dan sekolahan. Dengan begitu petani selaku produsen akan mendapat untung sedangkan konsumen memperoleh manfaat kesehatan dari kedelai yang dibelinya.

Jika diberi katalis tertentu kedelai lokal bisa menjadi sumber energi, meningkatkan stamina dan menyehatkan tubuh. Karena itulah Kementerian Pertanian terus mengupayakan peningkatan produksi dan branding kedelai lokal sebagai pangan lokal yang kaya akan manfaat.

Suwandi menjelaskan untuk pengembangan saat ini kedelai lokal memang masih ditargetkan menyasar ke pasar khusus. Namun nanti jika sudah berkembang tidak menutup kemungkinan untuk bisa dilepas ke pasar umum.

Dibandingkan dengan kedelai impor, kedelai lokal ini tidak kalah pamor. Pasalnya kedelai lokal memiliki manfaat khusus kesehatan, kandungan proteinnya tinggi, bentuknya kuning cerah dan lebih fresh serta kaya rasa.

Kedelai lokal sebagai pangan kaya manfaat akan lebih cepat laku di pasaran jika diberikan sentuhan branding yang tepat. Selain itu produk lain seperti kopi, beras,cabe ,tomat dan kentang juga menjadi pangan lokal yang memiliki kandungan nutrisi tinggi dan bila diberi katalis tertentu serta branding yang tepat akan dapat ke pasar luas. Jadi yang diperlukan adalah sosialsasi pangan lokal ini kepada konsumen.

Ada sejumlah lokasi produksi kedelai lokal yang aksesnya bisa disalurkan ke pasar khusus. Diantaranya adalah Grobogan Jawa Tengah, Cianjur, Sukabumi dan Kabupaten Bandung. Oleh karena itu Suwandi mendorong agar semua pihak sama sama mendukung strategi pengembangan kedelai lokal ini. “Kementerian Pertanian pun nantinya akan memberikan pendampingan dan pelatihan petani agar menghasilkan kedelai lokal yang sesuai standar”, ungkap Suwandi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here