Home Pertanian Tanaman Indigofera, Pakan Ternak Bernutrisi Tinggi

Tanaman Indigofera, Pakan Ternak Bernutrisi Tinggi

Agrozine.id – Indigofera merupakan hijauan pakan ternak jenis leguminosa, pohon yang bernutrisi tinggi. Tumbuhan ini kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalsium. Ada yang menyebutnya sebagai tarum, nila, dan tom.  Di  Jawa Barat, tanaman yang dikenal dengan nama tarum ini sudah sejak lama digunakan sebagai pewarna kain. Pemanfaatan tanaman ini sebagai pakan ternak di Indonesia baru dipublikasikan pada awal tahun 2000.

Indigofera dibawa ke Indonesia oleh bangsa Eropa dan sekarang terus berkembang secara luas. Perkebunan indigofera yang pertama di Indonesia adalah di Wonogiri, Jawa Tengah, pada saat tanam paksa oleh Belanda pada tahun 1830.

Indigofera memiliki jenis yang sangat banyak sekali, sekitar 700-an.  Jenis yang paling mudah ditemui adalah Indigofera spicata, Indigofera stragalina, Indigofera tinctoria, Indigofera natalensis, Indigofera arrecta, Indigofera zollingeriana dan Indigofera australis. Tanaman ini memiliki daun yang lebat dan bisa berproduksi banyak.

Satu hektar indigofera cukup untuk 10 ekor sapi, sementara untuk satu hektar rumput biasanya hanya cukup untuk satu ekor sapi. Hal ini bisa berdampak pada turunnya biaya produksi ternak sehingga akan menurunkan harga daging di pasaran. Berikut ini keunggulan dari tanaman indigofera sebagai pakan ternak bernutrisi tinggi:

  • Mengandung protein yang tinggi sehingga baik untuk penggemukan ternak.
  • Memiliki nilai kecernaan yang tinggi sehingga lebih banyak nutrisi yang diserap oleh ternak daripada yang terbuang bersama kotoran.
  • Kandungan mineralnya sangat ideal terhadap kebutuhan ternak sehingga bisa membantu pertumbuhan ternak lebih optimal.
  • Kandungan taninnya sangat rendah,berkisar antara 0,6 – 1,4 ppm. sehingga disukai ternak.
  • Dalam satu hektar bisa menghasilkan 12 ton per satu kali panen. Sementara waktu tanam yang dibutuhkan 40 sampai 50 hari dengan harga Rp 400/kg sehingga akan menghasilkan Rp 4,8 juta tiap kali panen. Hal ini diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan.
  • Produksi hijauan per tahunnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman sejenis lainnya dan bisa panen hingga sembilan kali per tahun. Hewan ternak lain pun bisa mengkonsumsi pakan ternak ini karena tidak memiliki bahan yang berbahaya untuk ternak.
  • Tanaman ini bisa juga berfungsi sebagai konservasi kawasan karena bisa sebagai tanaman penahan erosi dan bisa memperbaiki struktur tanah.
  • Indigofera ini mudah dibudidayakan dan tahan dalam kondisi kering. Toleran dengan wiilayah minim air sehingga budidaya tanaman indigofera sangat cocok untuk jadi alternatif pakan saat musim kemarau.

Demikianlah informasi mengenai indigofera, pakan ternak bernutrisi tinggi. Semoga bermanfaat bagi para petani dan peternak.

(Sumber Foto: id.wikipedia.org)

(content partnership IG @amani.jungle, tiktok amani.jungle)

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here