Home Pertanian Tantangan Utama Generasi Muda Terjun ke Pertanian di AS

Tantangan Utama Generasi Muda Terjun ke Pertanian di AS

Agrozine.id -Tantangan utama generasi muda terjun ke pertanian di AS adalah kurangnya akses ke lahan. Komunitas petani muda nasional mengatakan dalam suatu laporan baru-baru ini yang mengadvokasi program yang akan memajukan generasi baru petani dan mempromosikan kesetaraan rasial di sektor pertanian antara petani berkulit putih dan berkulit hitam.

“Akses ke lahan adalah penghalang nomor satu yang dihadapi calon petani saat ini dan penghalang ini bahkan lebih besar bagi petani di beberapa lokasi tertentu”, ujar Holly Rippon Butler, direktur Program Akses Lahan Group.

Baca Juga : Kolaborasi Syngenta Flowers dengan McLoed Valley Kembangkan Genetika Tanaman Begonia

Sekitar 900 juta hektar di Amerika Serikat digunakan untuk pertanian, yang menyumbang sekitar $132,8 miliar ke produk domsetik bruto. Namun tidak meluasnya keadilan untuk kepemlilikan lahan juga menjai faktor dimana petani berkulit putih memiliki 98 persen dari tanah pertanian negara dan terhitung 95 persen dari semua petani.  Angka USDA juga menunjukkan bahwa sepertiga petani berusia diatas 65 tahun sementara yang berusia muda hanya 9 persen.

Di tahun 2015, USDA memperkirakan kurang dari seperempat dari 91,5 juta hektar lahan pertanian akan berpindah tangan dalam 4 tahun ke depan dan tersedia bagi orang-orang yang tidak terkait dengan pemiliknya. Dengan 75 persen petani muda baik yang berasal dari keluarga petani maupun mereka yang baru belajar bertani.

“Terlepas dari geografi atau apakah mereka dibesarkan di sebuah pertanian atau tidak menemukan akses yang aman ke lahan berkualitas tinggi adalah penghalang terbesar yang dihadapi oleh petani dan calon petani dan alasan utama para petani meninggalkan pertanian”.

Komunitas kulit hitam dan pribumi di Amerika telah mengalami tingkat kehilangan dan perampasan tanah yang sangat tinggi. Jumlah peternakan yang dioperasikan oleh petani kulit hitam menurun hingga 98 persen karena banyaknya pembangunan. Lebih dari 2000 hektar lahan pertanian hilang setiap hari di Amerika Serikat.

Baca Juga : Bisnis Hilir Menjadi Andalan Sime Darby Plantation untuk Tingkatkan Profitabilitas

Tanah juga hilang karena pembangunan, dan bagian tanah pertanian yang dimiliki oleh non-petani meningkat. Lebih dari 2.000 hektar lahan pertanian hilang setiap hari di Amerika Serikat.

Koalisi Petani Muda Nasional di AS mengirimkan permohonan kepada Persiden yang berisi usulan rencana untuk mendukung transisi lahan ke generasi petani selanjutnya, termasuk di dalamnya rencana untuk membantu petani lokal dan minoritas untuk didanai melalui alokasi publik.

Selain itu mereka juga mempromosikan program untuk prakualifikasi petani muda untuk pinjaman Badan Layanan Pertanian. Menurut survei baru-baru ini di AS hanya sekitar 15 persen petani muda yang menggunakan pinjaman tersebut, sehingga diajukan pinjaman tanpa bunga untuk petani pemula dan minoritas serta petani berpenghasilan rendah. Dengan demikian, diharapkan tantangan utama generasi muda untuk terjun ke pertanian di AS dapat teratasi sedikit demi sedikit. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here