Home Kampus Tim Doktor Mengabdi UB Kembangkan Potensi Peternakan di Manggarai Barat

Tim Doktor Mengabdi UB Kembangkan Potensi Peternakan di Manggarai Barat

tim doktor mengabdi UB

Agrozine.id – Sebanyak Empat dosen dari Universitas Brawijaya yang tergabung dalam Tim Doktor Mengabdi UB mengembangkan potensi peternakan masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim dosen dari Fakultas Kedokteran Hewan diketuai oleh Dr. Dra Med Vet. Herawati, MP dengan anggota drh. Ani Setianingrum, M.Sc, drh. Nofan Rickyawan, M.Sc dan dosen Fakultas Ilmu Budaya Dr. Esti Junining, S.Pd. M.Pd melakukan pengabdian masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari fakultas MIPA, fakultas Hukum dan mahasiswa fakultas Kedokteran Hewan dengan total peserta KKN tematik 11 mahasiswa. Program Doktor Mengabdi dan program KKN tematik akan berjalan secara sinergis yang dilaksanakan secara daring maupun secara luring.

Sebelumnya, Tim Doktor Mengabdi UB bersama perwakilan mahasiswa KKN tematik Galuh Adelia Setiawanda (FMIPA) dan Wahyu Pratama Alamsyah (FH) telah mengadakan pertemuan dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat.

Pada pertemuan ini dibahas program kerja Doktor Mengabdi tahun 2020 yang berjalan sinergis dengan program pengembangan SDM untuk meningkatkan potensi peternakan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat.

Penerapan Pemotongan Halal dan Berbasis Animal Welfare Pada Ternak Potong serta Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur Guna Meningkatkan Kualitas Daging Lokal adalah tema yang diambil dalam program pengabdian masyarakat ini.

Selain itu juga akan dilakukan dalam kegiatan pelatihan penerapan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare) bagi peternak rakyat, pelatihan pemotongan halal berbasis Kesrawan bagi petugas pemotongan hewan, serta pelatihan Bahasa Inggris bagi karang taruna yang akan dilaksanakan pada bulan September 2020.

Program DM ini mendapat sambutan baik dari Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Theresia Primadona Asmon.

Ketua Tim Doktor Mengabdi, menjelaskan target pengembangan sektor peternakan di kabupaten Manggarai Barat antara lain adanya Rumah Potong Hewan (RPH) standar dan ber NKV (Nomor Kontrol Veteriner).

“Pengembangan sektor peternakan merupakan kebutuhan yang strategis untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata. Kebutuhan daging untuk sektor pariwisata seperti hotel dan rumah makan akan disuplai oleh daging lokal. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur ini perlu didukung oleh pengembangan sumber daya manusia, dan diharapkan pendampingan kelompok ternak di kabupaten Manggarai Barat ini akan berkesinambungan,”kata Theresia, dikutip dari berita UB (03/09/2020).

Dr. Dra Med Vet. Herawati, MP menambahkan untuk menjamin keberlanjutan dalam usaha peternakan ternak potong rakyat maka diperlukan adanya jaminan kualitas dan keamanan daging dan produk ternak potong.

Lebih lanjut Herawati mengatakan implementasi Kesrawan dalam sistem pemeliharaan ternak dan implementasi pemotongan Halal yaitu guna menghasilkan daging dan produk olahan daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Pembinaan kepada peternak rakyat dalam implementasi aspek kesrawan dapat menciptakan peternak mandiri yang mempunyai pengetahuan praktis cara baik dalam beternak guna menghasilkan ternak yang sehat. Selain itu, pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kemampuan berbahasa asing bagi pemuda karang taruna di kabupaten Manggarai Barat sehingga menciptakan masyarakat sadar wisata.

Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian ini dapat menguatkan potensi peternakan rakyat, kualitas daging lokal dan pemberdayaan masyarakat produktif di Kabupaten Manggarai barat. Dan juga, kedepannya akan terjalin kerjasama yang baik antara Universitas Brawijaya dan Pemda Manggarai Barat. (ran)

 

 

Dilansir dari berita UB, Kamis (03/09/2020)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here