Home Peternakan Tips Budidaya Ayam Petelur Bagi Kamu Yang Masih Pemula

Tips Budidaya Ayam Petelur Bagi Kamu Yang Masih Pemula

Budidaya Ayam Petelur

Agrozine.id – Budidaya ayam petelur ternyata sangat menjanjikan. Selain kebutuhan telur yang terus-menerus dibutuhkan oleh masyarakat, ternak ayam petelur ini juga tidak sulit dilakukan. Bagi kamu yang masih pemula dalam usaha budidaya ini tidak perlu khawatir. Dalam artikel ini tim Agrozine. id akan membagikan tips budidaya ayam petelur yang merupakan hasil wawancara bersama dua peternak muda asal Bali yang mendirikan peternakan ayam petelur bernama Darma Farm, di desa Demulih Kabupaten Bangli, Bali.

Disampaikan oleh Agung Mahendra, salah satu owner dari Darma Farm kekonsistenan adalah faktor utama yang perlu dimiliki dalam membangun sebuah usaha termasuk dalam budidaya ayam petelur.

Selanjutnya jika sudah memiliki niat dan kekonsistenan, maka perlu adanya pengenalan akan komoditas usaha yang akan dijalankan untuk bisa menentukan cara yang tepat dalam menjalankannya.

Tak hanya itu, hal lain yang perlu diperhatikan sebagai tips budidaya di era yang semakin berkembang seperti saat ini adalah perlu adanya inovasi dan kreativitas untuk mampu melihat peluang usaha yang dijalankan untuk masa yang akan datang. Peternakan ayam petelur menurutnya adalah salah satu usaha yang menjanjikan dalam jangka waktu yang panjang.

Tips Budidaya Ayam Petelur

Nah berikut ini dibagikan oleh Eka Darsana dan Agung Mahendra beberapa tips yang bisa dilakukan untuk para pemula.

1. Kriteria Kandang Untuk Budidaya Ayam Petelur

  • Kandang untuk budidaya ayam petelur idealnya dibuat dengan ukuran 1,75 cm dari tanah untuk mencegah amoniak dari kotoran ayam yang memicu tingkat stress pada ayam
  • Untuk menjaga kebersihan kandang dan mencegah bakteri atau virus yang dapat menyebabkan ayam sakit, perlu dilakukan penyemprotan desinfektan secara menyeluruh di kandang
  • Penyemprotan kandang dilakukan setiap pagi sebelum pemberian pakan

2. Pakan, Vitamin dan Vaksin untuk Ayam Petelur

Tips budidaya ayam petelur selanjutnya adalah pakan yang diberikan untuk ayam petelur bisa menggunakan pakan pabrikan berupa konsentrat. Pemberian pakan dilakukan secara rutin setiap hari pada pagi pada pukul 7 dan sore hari pada pukul 3 sore.

Pakan ayam ditakar sebanyak 125 gram per ekor setiap harinya. Selain pakan, pemberian vitamin dan vaksin juga dibutuhkan untuk memelihara kesehatan dan mencegah ayam terserang penyakit.

Pemberian vitamin dapat dilakukan secara berkala dengan mencampurkannya di dalam pakan ayam. Sementara untuk vaksin, diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ayam di kandang. Dalam satu periode produksi, pemberian vaksin dapat dilakukan 3 bulan sekali.

Selain itu disampaikan Eka Darsana penerapan sistem biosecurity juga sangat diperlukan dalam upaya memelihara kesehatan ayam .Selain sebagai upaya untuk mencegah penyakit pada ayam ternak, penerapan biosecurity juga berfungsi untuk meminimalisir tingkat kematian ayam.

Jika ayam mulai terserang penyakit, maka biosecurity dan manajemen kandang serta pakan perlu ditingkatkan.

Disampaikan Eka, satu hal yang perlu diperhatikan sebagai tips budidaya ayam petelur adalah mencegah ayam mengalami stress. “Karena ayam yang terserang stress lebih rentan terhadap penyakit dan akan mengakibatkan munculnya kendala lainnya dalam budidaya dan otomatis produksi akan berkurang”, ujar Eka. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here