Home Perkebunan Tips Budidaya Terong Belanda, Lengkap dari Persiapan Hingga Panen!

Tips Budidaya Terong Belanda, Lengkap dari Persiapan Hingga Panen!

Tips Budidaya Terong Belanda

Agrozine.id – Kamu pernah mengkonsumsi terong belanda? Kamu tau bagaimana cara budidayanya? Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai Tips Budidaya Terong Belanda. Simak yuk!

Terong belanda dikenal karena kaya nutrisi dan sangat bermanfaat bagi tubuh. Terong eksotis yang memiliki rasa yang menyegarkan ini biasanya diolah menjadi jus atau sop buah. Kandungan vitamin pada terong belanda, yaitu vitamin C, E, dan A. Buah ini juga mengandung antioksidan yang baik untuk kekebalan tubuh, bisa mengendalikan diabetes, dan baik untuk kesehatan kulit, mata, dan jantung.

Manfaat terong belanda yang besar untuk kesehatan menjadikan tanaman ini layak Kamu  budidayakan. Selain itu, bisa menjadi peluang bisnis yang baik untuk menambah penghasilan. Bagi Kamu yang berniat untuk membudidayakannya, berikut ini kami sajikan cara praktis budidaya terong belanda.

 

SYARAT TUMBUH

Tanaman terong belanda bisa tumbuh baik di dataran tinggi maupun dataran rendah pada daerah tropis. Namun, hawa yang sejuk membuat tanaman ini lebih cepat berbuah. Terong belanda tumbuh optimal di dataran tinggi dengan suhu 20-22oC dengan pH tanah antara 5-6.

 

PEMBIBITAN TERONG BELANDA

  • Siapkan benih terong belanda berkualitas unggul.
  • Siapkan media semai berupa campuran tanah, pupuk kandang/kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Tambahkan dolomit sebanyak 1/10 bagian media semai.
  • Masukkan media semai ke dalam polybag. Buat lubang pada media semai, masukkan benih terong belanda ke dalamnya, lalu tutup dengan media semai.
  • Persemaian memerlukan waktu 1,5 bulan untuk menjadi bibit siap tanam, ditandai dengan munculnya daun.
  • Bibit terong belanda bisa juga didapat dengan cara setek.

 

PERSIAPAN LAHAN

  • Pengolahan lahan untuk menanam terong belanda diawali dengan pembuatan bedengan dengan tinggi sekitar 40 cm dan lebar 120 cm. Jarak antar bedengan kurang lebih 50 cm.
  • Satu hari menjelang penanaman, buat lubang-lubang tanam dengan jarak sekitar 2 m.

 

PENANAMAN TERONG BELANDA

Siapkan bibit yang ada di polybag, lalu lepaskan polybag dengan cara mengguntingnya. Tanam bibit beserta tanahnya ke lubang tanam di bedengan, lalu tutup dengan tanah.

 

PEMELIHARAAN

  • Penyiraman dilakukan 3 hari sekali secara rutin, jika berbunga dilakukan 2 hari sekali.
  • Pemupukan pertama dengan pupuk dasar usia 7-14 hari setelah penanaman, selanjutnya pada saat sudah berbunga. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk kkamung, urea, TSP, dan Kcl. Berikan pupuk kompos tiga bulan sekali agar buah dapat berkembang dengan baik.
  • Lakukan pemangkasan tahunan untuk mendorong tumbuhnya percabangan baru sehingga mampu menghasilkan buah yang lebih banyak.
  • Tanaman terong belanda termasuk tanaman yang tahan hama dan penyakit. Pengendalian hama cukup dengan cara memangkas daun-daun yang terkena hama.
Baca juga: Cara Menanam Sawi yang Tepat dan Hasil Maksimal

PEMANENAN

Terong belanda dipanen pada usia 4 bulan dan bisa dipanen sebanyak 6 hingga 7 kali. Pengambilan buah dilakukan dengan cara pengguntingan atau pemetikan  pada bagian tangkai tanaman terong belanda.

 

Nah itulah dia tips budidaya terong belanda dari persiapan penanaman hingga proses pemanenan. Bagaimana? Mudah kan? Selamat bercocok tanam! (das & ran)

 

Tonton video menarik berikut ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here