Home Pertanian Tips Membuat Pagar Hidup dan 6 Jenis Tanaman Rekomendasi

Tips Membuat Pagar Hidup dan 6 Jenis Tanaman Rekomendasi

 Agrozine.id–Pagar merupakan pembatas ruangan, baik dari jalan umum atau dari area tertentu di rumah. Untuk kamu yang ingin memiliki fungsi lebih, kamu bisa menggunakan pagar hidup. Selain terlihat lebih segar, natural, dan dinamis, beberapa jenis pagar hidup ternyata mampu membersihkan polutan di udara. Penasaran dengan tips membuat pagar hidup dan 6 jenis tanaman rekomendasinya? Yuk simak penjelasan dari tim agrozine.id

 

Konsultasi
Tips membuat pagar hidup yang pertama yaitu mencari referensi. Kamu bisa bertanya kepada ahli di bidang pertamanan dan eksterior agar mendapat saran yang lebih tepat sasaran sesuai karakter rumah.

Secara umum, ada dua jenis pagar hidup, yaitu tanaman rambat atau pohon berkayu keras. Pada pagar tanaman rambat atau yang membutuhkan pot kamu bisa menggantinya sesuka hati ketika bosan. Selain itu, jenis pagar ini tidak memerlukan tempat yang luas.

Sedangkan pagar hidup yang menggunakan pohon berkayu keras mempunyai kelebihan pada struktur yang lebih kuat saat diterpa angin pada area yang luas. Kekurangannya, pagar jenis ini memiliki kriteria lahan minimum karena mampu tumbuh hingga 6 meter dengan diameter yang lebar.

Dari segi biaya, tentu pagar dari pohon kayu keras membutuhkan persiapan dan uang yang lebih banyak. Sedangkan, tanaman rambat atau pot membutuhkan biaya yang lebih sedikit.


Pembuatan
Pada tahap selanjutnya di tips membuat pagar hidup yaitu proses pembuatan. Untuk menggunakan pagar hidup rambat, kamu bisa melakukannya sendiri di rumah. Cukup siapkan tempat tanaman merambat yang ditanam di tanah. Kamu bisa menggunakan bambu atau kayu agar lebih hemat, tetapi bisa juga menggunakan baja ringan atau besi.

Selanjutnya, kamu bisa mempersiapkan lubang di tanah yang sudah dicampurkan pupuk kompos atau kandang untuk sisi bawah. Pada sisi atas dan tengah, kamu bisa menggunakan pot agar proses merambat lebih cepat ketimbang mengandalkan tanaman yang di bawah.

Untuk tanaman berkayu keras dengan ukuran besar, sebaiknya kamu mengandalkan ahlinya karena membutuhkan tenaga ekstra untuk menggali dan mengangkatnya.

Perawatan
Perawatan tanaman rambat cukup mudah, kamu bisa cukup menyiram air sehari sekali dan memberi pupuk cair organik. Setelah tanaman cukup lebat, kamu bisa mencopot pot yang ada di sisi atas atau tengah. Sedangkan saran terakhir pada tips membuat pagar hidup dari pohon kayu keras, kamu cukup memberikan air dan pupuk sesuai dengan umurnya. Ketika sudah lebat dan mencapai batas yang diinginkan, kamu bisa memangkasnya.

Jenis tanaman
Untuk tanaman rambat atau pot, kamu bisa menggunakan sirih gading, philodendron green, atau pakis pedang. Tanaman ini sangat cocok untuk pemula dan mampu menyerap polutan di udara. Kamu juga bisa menambahkan lidah mertua agar udara kotor terserap lebih maksimal.

Untuk tanaman kayu atau yang mampu tumbuh tinggi, kamu bisa mengandalkan boxwood, cemara kipas, bunga soka, pucuk merah.


Itulah tips membuat pagar hidup yang perlu kamu ketahui. Semoga kamu bisa membuat pagar tanaman impian kamu, ya. –Dan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here