Home Perkebunan Tips Mudah Menanam Kecombrang di Pekarangan Rumah

Tips Mudah Menanam Kecombrang di Pekarangan Rumah

Agrozine.id – Kecombrang atau yang dikenal juga dengan nama honje atau patan memiliki nama ilmiah Etlingera elatior merupakan bagian dari suku Zingiberaceae yang asli Indonesia. Kecombrang sering digunakan sebagai bumbu dapur,untuk mengurangi bau amis pada ikan,bumbu penyedap berbagai macam masakan dan berguna untuk dunia kesehatan. Oleh karena itu,kecombrang selalu tersedia di dapur. Agar lebih menghemat,anda bisa menanam kecombrang di pekarangan rumah. Artikel ini akan membahas tips mudah menanam kecombrang di pekarangan rumah. Simak yuk!

Kecombrang memiliki nama yang beragam sesuai dengan daerahnya seperti asam cekala (Karo),kincung (Medan),sambuang (Minangkabau),bunga rias (Tapanuli Utara),Kecicang (Bali),kumbang sekala (Lampung) dan lucu (Banyuwangi).  Kecombrang memiliki bunga berwarn merah cerah dan dapat dimakan.

Kecombrang memiliki banyak manfaat antara lain sebagai bumbu penyedap berbagai macam masakan dan kesehatan. Di Jawa Barat,kecombrang sering dimakan mentah sebagai lalapan. Bunga kecombrang mengandung mineral penting bagi tubuh,diantaranya magnesium,kalsium,zat besi dan zinc. Bunga kecombrang juga memiliki kandungan senyawa flavonoid,tanin dan polifenol yang bermanfaat untuk kesehatan.

Tips Menanam Kecombrang

1.Pemilihan bibit

Kecombrang dapat dikembangbiakkan melalui stek batang dan pemindahan anakan. Caranya cukup mudah. Potong bagian batang kecombrang yang sudah tua lalu biarkan hingga getahnya mengering. Rendam stek di dalam air hingga muncul bulu-bulu halus calon akar di bagian batang yang dipotong.

2. Menanam kecombrang

Stek batang yang sudah muncul akar selanjutnya ditanam di media tanam yang terdiri dari campuran tanah dan kompos.  Penanaman bisa dilakukan dengan membuat bedengan berukukan 9 x 100 cm dan dibiarkan selama 2-3 minggu agar pupuk kompos menyatu dengan tanah. Satu lubang tanam diisi oleh satu stek batang.

3.Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman kecombrang terdiri dari penyiangan untuk mengatasi hama dan gulma,penyiraman tanaman dan pembubungan untuk memperkuat pertumbuhan tanaman yang dilakukan selama 4 minggu sekali.

Selain itu diperlukan juga pemupukan agar tanaman tumbuh dengan baik. Pemupukan bisa menggunakan pupuk organik maupun pupuk kimia seperti NPK. Pemupukan dasar dilakukan pada saat kecombrang berumur 5-7 hari dan dilanjutkan dengan pemupukan tambahan pada mingg 4,8 dan 12 setelah tanam.

4.Panen

Setelah berumur 2 tahun,kecombrang siap dipanen. Bunga kecombrang yang masih kuncup adalah yang dipanen.  Bunga kecombrang inilah yang dimanfaatkan sebagai bahan masakan. Pemanenan dilakukan dengan cara memotong tangkai bunga yang masih kuncup lalu mengumpulkannya. Pemanenan selanjutnya bisa dilakukan 4-6 minggu sekali setelah panen pertama.

Bagaimana mudah kan? Selain bisa panen untuk kebutuhan sendiri,anda juga bisa menjual bunga kecombrang hasil panen di pekarangan rumah untuk mendapat keuntungan. Begitulah tips menanam kecombrang di pekarangan rumah. Semoga bermanfaat! (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here