Home Perikanan Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna), Ikan Konsumsi Termahal Di Dunia

Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna), Ikan Konsumsi Termahal Di Dunia

Agrozine.id – Tuna sirip biru atau bluefin tuna bisa dibilang merupakan ikan konsumsi paling mahal di dunia. Jenis ikan ini sangat populer di Jepang dan biasanya dijual dengan cara dilelang. Seekor ikan tuna sirip biru pernah dilelang di Pasar Toyosu, Tokyo, Jepang dengan penjualan tertinggi seharga 336 juta Yen atau setara Rp 41,84 miliar (Kurs Rp124,54). Ikan tersebut memiliki bobot 278 kilogram. Lelang ikan tersebut dimenangkan oleh pengusaha restoran sushi, Kiyoshi Kimura.

Ikan tuna sirip biru berukuran menengah dan besar menjadi incaran untuk diperdagangkan di pasar ikan Jepang, tempat di mana semua tuna sirip biru dihargai mahal untuk dijadikan hidangan sushi dan sashimi. Ikan ini memiliki harga sangat tinggi karena termasuk ikan langka, populasinya terus menurun, bahkan diambang kepunahan. Selain itu, jenis tuna di dunia yang dapat tumbuh besar dan mencapai berat ratusan kilogram hanya tuna sirip biru.  Tuna jenis ini adalah menu yang paling banyak dicari di restoran Jepang. Hanya tuna sirip biru pula yang mempunyai kandungan lemak yang tinggi. Sepotong daging perut tuna sirip biru yang berlemak, yang disebut toro dalam bahasa Jepang, berharga sekitar 2.500 yen.

Ikan Tuna Sirip Biru yang ukurannya bisa mencapai ratusan kilogram terdiri atas beberapa jenis, yaitu:

Tuna sirip biru Atlantik (Thunnus thynnus)

Tuna sirip biru Atlantik adalah ikan asli Samudra Atlantik Barat dan Timur, demikian juga Laut Tengah. Tuna sirip biru Atlantik telah punah di Laut Hitam. Ikan ini berkerabat dekat dengan spesies sirip biru lainnya. Ukuran dan berat tuna sirip biru Atlantik dapat melebihi 450 kilogram. Di samping nilai komersialnya sebagai pangan, keistimewaanya dalam ukurannya yang besar, kecepatannya, dan kekuatannya sebagai predator puncak, telah mengundang kekaguman para nelayan, penulis, dan ilmuwan. Tuna sirip biru Atlantik telah menjadi dasar bagi perikanan komersial paling menguntungkan.

Tuna Sirip Biru Selatan (Thunnus maccoyii)

Ikan ini ditemukan di perairan belahan selatan samudra dunia antara Lintang 30°LS dan 60°LS. Ikan ini dapat mencapai panjang 2,5 m (8,2 ft) dan berat mencapai 260 kg (570 pon). Ikan ini termasuk salah satu ikan bertulang sejati terbesar. Tuna sirip biru selatan berbentuk memanjang seperti torpedo, bersirip langsing dan agak pendek. Tubuhnya dilapisi sisik kecil. Warna tubuhnya hitam kebiruan pada punggungnya dan putih keperakan pada bagian sisi dan bawah tubuh, dengan warna kuning terang pada sirip ekor ikan dewasa. Sirip dada pertama berwarna abu-abu dengan sedikit warna kuning, sirip dada keduanya berwarna merah kecokelatan, sementara sirip-sirip kecilnya berwarna kuning bertepi gelap.

Tuna sirip biru selatan dapat menjaga suhu tubuhnya hingga 10 derajat di atas suhu rata-rata lingkungannya. Keunggulan ini memungkinkan mereka menjaga metabolisme tubuh mereka agar dapat berburu mangsa atau bermigrasi jarak jauh. Ikan ini memangsa berbagai jenis ikan, krustasea, sefalopoda, salpida, dan satwa laut lainnya.

Tuna Sirip Biru Pasifik (Thunnus orientalis)

Ikan ini ditemukan secara luas di kawasan Samudra Pasifik Utara. Namun, berdasarkan catatan migrasi satwa diketahui ikan ini kadang-kadang mencapai Pasifik Selatan. Panjangnya dapat mencapai 3 m  dan beratnya 450 kg. Walaupun tidak semahal ikan tuna sirip biru atlantik, harga yang dipatok untuk tuna sirip biru pasifik tidak kalah tinggi. (das)

(Sumber Foto: inhabitat.com)

(content partnership IG @amani.jungle, tiktok amani.jungle)

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here