Home Pertanian Vertical Farming di Meksiko untuk Atasi Kelaparan

Vertical Farming di Meksiko untuk Atasi Kelaparan

Agrozine.id – Setiap hari sebanyak 7 juta orang di Meksiko dalam keadaan lapar. Diperkirakan pandemi Covid-19 akan menyebabkan angka tersebut terus meningkat. Berdasarkan laporan dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), sebanyak 130 juta orang akan terkena dampak kelaparan kronis di seluruh dunia di akhir tahun 2020. Sayangnya Meksiko sebagai salah satu negara dengan industri pertanian tradisional yang menggunakan banyak sumber daya dan menyia-nyiakan sejumlah besar sumber daya yang diambil dari tanah. Untuk itu, sebagai upaya dalam menangani permasalahan ini, sistem vertical farming di Meksiko digalakkan untuk atasi masalah kelaparan.

Biasanya produk pertanian Meksiko banyak yang terbuang akibat kondisi irigasi yang buruk setiap tahunnya. Namun saat ini ada opsi pelengkap untuk pertanian yaitu taman vertikal untuk membantu mengurangi resiko irigasi yang kurang baik tersebut.

” Pertanian vertikal atau vertical farming dalam lingkungan terkendali adalah metode penumbuhan tanaman dalam lapisan yang ditumpuk secara vertikal untuk mengoptimalkan kondisi pertumbuhan dan teknik budidaya tanpa tanah seperti hidroponik”, kata Leo Lobato Kelly, CEO Verde Karma Fresh sebuah perusahaan pertanian vertikal di Monterrey, Nuevo Leon.

Konsep modern pertanian vertikal diusulkan pada tahun 1999 oleh Dickson Despommier, seorang profesor kesehatan masyarakat dan lingkungan di Universitas Columbia Amerika Serikat. Karena perubahan iklim, metode ini telah menjadi alternatif nyata untuk negara-negara seperti Jepang, Taiwan, Singapura, Korea Selatan, Arab Saudi, Belanda, Jerman, Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Kanaa dan Meksiko.

Karma Verde Fresh (KVF) telah menghabisan lima tahun terakhir untuk mengembangkan sistem pertanian dan menanam berbagai sayuran, kecambah dan bibit di Monterrey Nuevo Leon. ” Ini dicapai melalui kerja sama dengan dua universitas dan ahli agrnomi lulusan Tec dengan menggunakan substrat alami dalam hal ini tezontle( batuan vulkanik). Substrat ini dapat dicuci tanpa mencemari tanah. Dengan mengganti produk mineral, memungkinkan ladang anda untuk beregenerasi sendiri yang sangat bermanfaat bagi tanah” kata CEO Karma Verde Fresh.

Baca Juga: Startup Vertical Farming: Investasi Menjanjikan di Tahun 2020

Sistem pertanian vertikal menggunakan 90 persen lebih sedikit air dan 95 persen lebih sedikit raung daripada pertanian tradisional dan 100 persen bebas pestisida. “Tanaman kami dapat disesuaikan dengan ruang manapun yang memungkinkan kami lebih dekat dengan konsumen, mengurangi jejak karbon dan mempromosikan pembelian lokal yang lebih segar”, kata Leo Lobato.

Pertanian vertikal menjaga tanaman tetap segar lebih lama sehingga tidak kehilangan nutrisi. Energi juga dapat dihasilkan dari sumber terbarukan untuk menciptakan peluang kerja.

Pertanian Tradisional dan Vertical Farming

” Vertical farming adalah pilihan lain dalam industri pertanian, meskipun ini dimaksudkan sebagai cara melengkapi daripada menggantikan pertanian tradisional”, kata Tagino Lobato dari KVF. Tidak semua buah dan sayuran dapat ditanam dengan teknik ini, tetapi variasi yang sangat banyak bisa menjadi cukup untuk memiliki diet seimbang, katanya.

Pertanian vertikal sangat menguntungkan karena penggunaan airnya lebih hemat dan penggunaan ruang pun lebih sedikit juga bisa dilakukan dimana saja. Karma Verde Fresh melihat peluang wirausaha yang besar dalam teknologi vertical farming.

Baca Juga: The Vegetable Co., Bisnis Vertical Farming Malaysia di Tengah Pandemi

“Kita membutuhkan ini di semua komunitas karena kita semua perlu makan lebih baik tanpa merusak planet ini. Pertanian vertikal dalam lingkungan yang terkendali memiliki banyak kemungkinan. Kami dapat membawanya ke sekolah atau pusat bank makanan”, kata salah satu pendiri Karma verde Fresh.

Lobato telah membuat kesepakan dengan 20 universitas internasional untuk mendirikan laboratorium. ” Dengan melibatkan universitas, kami berharap menemukan kecerdikan Meksiko yang akan menghasilkan teknologi yang lebih baik dan menciptakan lebih banyak peluang kerja di semua negara berbahasa Spanyol”, katanya.

KVF tidak hanya ingin menjual teknologi, tetapi juga menurunkan biaya dengan menggunakan teknologi Meksiko. Sumber pembiayaan sedang disiapkan untuk semua pengusaha yang ingin membawa vertical farming di Meksiko ke tingkat yang berbeda. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here