Home Peternakan Wajib Tahu ! Penerapan Program Puasa Bagi Ayam Petelur

Wajib Tahu ! Penerapan Program Puasa Bagi Ayam Petelur

ayam petelur

Agrozine.id – Bagi para pelaku budidaya ayam petelur, untuk meningkatkan produksi telur atau anak ayam (DOC) program puasa wajib dilakukan untuk mencapai bobot badan ideal yang mendukung pencapaian tujuan akhir yaitu produksi telur atau DOC yang maksimal.

Program puasa pada ayam petelur bila tidak diterapkan sudah dapat ditebak produksi telur atau DOC-nya kemungkinan rendah, karena ketika ayam memasuki usia remaja (pullet) bisa mengalami kegemukan yang dapat mempengaruhi kedua hal tersebut.

Namun, program puasa ini tidak berlaku bagi ayam pedaging (broiler) karena masa hidupnya relatif singkat (4-5 minggu) dan tujuan akhirnya adalah produksi daging, sehingga harus diberi pakan yang mengenyangkan untuk menghasilkan ayam yang gemuk.

7 Cara Ternak Ayam Petelur Rumahan yang Dijamin Profit

Metode Pemberian Pakan

Metode pemberian pakan pada ayam petelur komersial maupun bibit relatif beragam dengan tujuan mencapai bobot badan pullet sesuai standar dengan tingkat keseragaman yang sama. Adapun beberapa metode pemberian pakan antara lain:

  1. Metode Skip a Day Feeding

Pembatasan pemberian pakan, yaitu dengan cara satu hari diberi pakan dan satu hari dipuasakan, lalu satu hari diberi pakan (skip a day), dengan tujuan mengontrol bobot badan ayam pullet. Metode ini diterapkan mulai ayam petelur berumur 4-20 minggu.

  1. Metode 4-3 Feeding

Metode pemberian pakan dimana empat hari makan dan tiga hari puasa. Metode ini diberlakukan pada pullet berumur lima mingg. Setiap hari ayam pullet diberi pakan 91 gram pada hari Minggu, Selasa, Kamis, Sabtu, sedang tiga hari dipuasakan yaitu hari Senin, Rabu dan Jum’at.

  1. Metode 3-1-2-1 Feeding

Pemberian pakan dilakukan dengan cara tiga hari diberi pakan satu hari puasa, dua hari diberi pakan, kemudian satu hari puasa. Metode ini dapat diterapkan untukpullet berumur 16 minggu. Adapun pullet diberi pakan 124,6 gram pada hari Minggu, Senin, Selasa, Kamis, Jumat, sedangkan hari Rabu dan Sabtu dipuasakan.

Ada beberapa hal yang haris diperhatikan ketika ingin menerapkan puasa pada ayam petelur, beberapa diantaranya yaitu:

  • Jumlah ayam dalam kandang harus pasti, agar jumlah pemberian pakan sesuai dengan kebutuhan ayam.
  • Jumlah tempat pakan dan minum sesuai dengan standar dengan jumlah ayam yang ada.
  • Perlu pemberian vitamin dan anti-stres dalam air minum.
  • Ventilasi udara dalam kandang dibuat senyaman mungkin.
  • Berikan air minum yang bersih dan higiene.
  • Kondisi litter harus kering sehingga tidak memberi kesempatan gas amonia dan gas lainnya mengganggu pernapasan ayam.
  • Lampu penerangan kandang dipasang sesuai standar yang telah ditetapkan.
  • Kualitas pakan tetap dijaga dan seminimal mungkin tidak ada pakan yang terbuang.
  • Bila ada ayam yang menunjukkan sifat kanibalisme, segera pindahkan ayam ke kandang tersendiri.
  • Program puasa hanya diterapkan pada ayam remaja, tidak pada ayam yang sedang berproduksi.

Nah, demikianlah informasi mengenai penerapan program puasa pada ayam petelur. Semoga dapat bermanfaat ya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here