Home Pertanian Wamentan Berharap Santri Menjadi Petani Milenial Sukses

Wamentan Berharap Santri Menjadi Petani Milenial Sukses

Wamentan di Pondok Pesantren Karang Kadempel (Sumber: www.youtube.com/tvtani)

Agrozine.id – Inilah peran penting santri yang bisa dilakukan untuk bangsa Indonesia, khususnya berkaitan dengan profesi petani di negeri ini. Seperti yang diberitakan channel Youtube Kementerian Pertanian Indonesia, para santri pondok pesantren di Indonesia diharapkan menjadi petani yang sukses untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Demikian yang dikatakan wakil menteri pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, saat melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Karang Dempel di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Selasa 6 Februari 2024.Menurut Harvick,tantangan ke depan sektor pangan harus menjadi perhatian utama dan Indonesia bisa menjadi leader di sektor pangan.

Harvick sangat berharap kalau pesantren ini mampu menelurkan generasi penerus yang baik dengan akhlakul karimah, juga bisa fairness dalam mengembangkan dirinya, baik sektor produksi pertaniannya, juga perdagangannya, dari hulu sampai hilir. Menurutnya, ini memang tugas kita semua generasi sebelumnya, juga pemerintah memberikan kepastian bahwa sektor pertanian bisa dijadikan sandaran hidup, bukan cuma on farm, tapi juga off farmnya. Artinya, produk-produk akhirnya hilirisasinya, stokisnya ini memang bisa menjanjikan pemasukan penghasilan yang memang  mumpuni, artinya bisa jadi sandaran hidup  melangsungkan kehidupan generasi muda untuk yang akan datang. Harvick menyebutkan bahwa kualitas pertanian Indonesia bisa bersaing dengan negara Eropa. Oleh karena itu, pihaknya bakal membuktikan produksi tanam dapat menghasilkan nilai yang maksimal. Wamentan juga berharap, sinergi yang selama ini sudah terjalin antara pemerintah dengan lembaga pendidikan pondok pesantren lebih ditingkatkan.

Kehadiran wamentan Harvick Hasnul Qolbi disambut baik oleh pengasuh Pondok Pesantren Karang Kadempel K. H. Masrukin serta ratusan santrinya. K. H. Masrukin mengucapkan terima kasih atas kunjungan wamentan dan berharap kunjungan ini bisa menjadi jalan pembuka bagi para santri untuk berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan.

Di hari yang sama usai melakukan kunjungan kerja ke pondok pesantren Karang Dempel Kecamatan, wakil menteri pertanian melanjutkan kunjungan kerja di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan Jawa Timur, dan melakukan tanam jagung. Penanaman jagung di area lahan seluas 28 hektar ini dilakukan bersama Bupati Lamongan Yuronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf, serta forkopimda Kabupaten Lamongan. Wamentan mengatakan, penanaman ini akan terus dilakukan di berbagai daerah guna meningkatkan produksi nasional. Sebab, menurutnya saat ini Kementerian Pertanian Tengah fokus  untuk menggenjot produksi jagung dan beras. Presiden berharap agar padi kita di tahun 2024 ini walaupun masih untuk CBP, cadangan beras pemerintah, masih diharapkan lebih meningkat lagi.

Wamentan berharap peran aktif dari pemerintah daerah untuk mendukung ketahanan pangan nasional, terutama pada komoditas beras dan jagung. Sementara itu, Bupati Lamongan Yuronur Effendi menyampaikan bahwa daerahnya merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Bahkan, dengan total produksi jagung mencapai 1,2 juta Ton di Tahun 2022 menempatkan lamongan terbesar di Jawa Timur.

Bupati Lamongan juga mengungkapkan bahwa berbagai arahan yang telah disampaikan oleh wamentan akan diadaptasikan di lapangan, khususnya dalam memberikan inovasi supaya terintegrasi antara peternakan dan pertanian jagung karena pihaknya juga punya inovasi, namanya “Tersapu Jagat”, kepanjangannya “Ternak Sapi Jagung Meningkat”. Bupati Lamongan berharap, ini terus berkembang karena baik padi maupun jagung ini setiap tahunnya hasil produksinya selalu meningkat dan mudah-mudahan tahun ini walaupun ada sedikit gangguan el nino, Bupati Yuronur yakin masyarakat (para petani) tetap semangat. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here