Home Hortikultura Xanthostemon, Bunga Cantik Berlimpah Nektar

Xanthostemon, Bunga Cantik Berlimpah Nektar

en.wikipedia.org

Agrozine.id – Pernahkah kamu melihat bunga yang memiliki benang sari berlimpah hingga bunganya mirip kembang api? Memang tidak mudah menemukan bunga seperti itu. Tapi ada loh bunga seperti itu, namanya bunga xanthostemon. Kelebihan bunga ini banyak benang sarinya, unik dan terlihat cantik. Di negeri asalnya, Australia, xanthostemon berbunga lebat saat musim semi. Di Indonesia, anggota famili Myrtaceae itu berbunga hampir sepanjang tahun.

Bunga xanthostemon rimbun membanjiri tajuk pohon. Bunga ini memiliki warna yang beragam, mulai dari putih kekuningan, kuning, oranye, dan merah keunguan. Warna bunganya yang menarik membuat xanthostemon cocok sebagai penghias taman. Keindahan warnanya memikat setiap orang yang melihat. Tak heran bila di Thailand, xanthostemon dijuluki “rak raek phob” yang berarti cinta pada pandangan pertama. Karena kecantikan bunganya, tanaman ini dipilih oleh para pecinta tanaman sebagai salah satu tanaman hias di taman.

Xanthostemon menjadi tanaman endemik yang persebarannya bisa ditemukan di berbagai wilayah seperti Kaledonia Baru, Australia, Kepulauan Solomon, Papua Nugini, Filipina dan Indonesia. Ada sekitar 45-50 spesies Xanthostemon yang telah diketahui sampai saat ini. Sementara di Indonesia tercatat ada 5 spesies Xanthostemon yang merupakan endemik, yaitu Xanthostemon confertiflorus, Xanthostemon natunae, Xanthostemon petiolatus, Xanthostemon Verus, dan Xanthostemon novoguineensis. Nama yang terakhir disebutkan, Xanthostemon novoguineensis dilaporkan hanya ada di wilayah Papua. Masyarakat di sekitar Pegunungan Cyclop Jayapura menyebut spesies xanthostemon ini dengan sebutan “sowang”.

Warna bunga merah dimiliki oleh Xanthostemon verdugonianus yang berasal dari Filipina. Warna bunga merah muda dimiliki oleh Xanthostemon youngi yang berasal dari Australia. Sedangkan warna bunga kuning dimiliki oleh Xanthostemon chrysantus yang memiliki julukan sebagai golden penda atau penda emas karena warna kuningnya yang identik dengan emas. Xanthostemon chrysantus banyak ditemukan di wilayah pesisir Queensland Utara, negara bagian Australia.

Jika kamu ingin menanam bunga ini, sebaiknya ditanam langsung di tanah karena tingginya dapat mencapai 10 meter atau lebih. Xanthostemon tumbuh menjulang dengan tajuk membentuk piramida. Oleh karenanya, kerabat cengkeh itu juga digunakan sebagai tanaman pagar, pohon pelindung, dan penahan angin. Di Singapura misalnya, xanthostemon marak digunakan sebagai pohon pelindung di tepi jalan karena akarnya tidak invasif sehingga tidak merusak jalan. Tanaman ini cukup kuat dan sanggup mentolerir dan tahan di tanah kering.

Xanthostemon merupakan tanaman yang populer di kalangan para pembudi daya lebah madu trigona atau yang dikenal dengan lebah klanceng. Warna bunganya yang menarik menjadi salah satu daya tarik bagi lebah Trigona. Bunga Xanthostemon memiliki kandungan nektar yang berlimpah. Pembungaan xanthostemon yang berlangsung secara terus menerus menjadikan para pembudi daya lebah Trigona memilih tanaman ini sebagai sumber nektar utama. Mereka menanam xanthostemon di lingkungan sekitar tempat sarang lebah trigona ditempatkan sehingga sumber nektar selalu tersedia bagi para lebah. Dengan demikian, produktivitas madu akan meningkat dan lebih cepat.

Demikianlah tanaman bunga xanthostemon yang cantik dan bermanfaat bagi alam. Semoga memotivasi kamu untuk menanam dan melesatarikannya. (das)

Yuk, tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here