Home Biodiversitas Ikan Sebelah, Manfaatnya Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Ikan Sebelah, Manfaatnya Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

aquablog.ca

Agrozine – Pernah lihat ikan sebelah? Ya, disebut ikan sebelah karena kedua matanya terletak di satu sisi saja. Ikan sebelah adalah sebuah kelompok spesies ikan datar seperti ikan pari. Ikan ini dikelompokkan ke dalam ordo Pleuronectiformes ini. Ikan sebelah adalah ikan demersal, hidup di dasar laut dangkal berpasir beriklim sedang sampai tropis, dan memakan binatang-bintang kecil yang berada di sana. Beberapa spesies juga memasuki wilayah estuari.

Dalam bahasa Inggris, ikan ini disebut flatfish, lemon sole, atau eopsetta jordani.  Ikan ini merupakan jenis ikan yang unik dari bentuknya dan mengandung kandungan nutrisi yang cukup tinggi di samping memiliki rasa yang lezat.

Berdasarkan temuan para peneliti, ikan yang disebut juga ikan lidah ini terdiri atas 28 spesies dengan ukuran yang berbeda-beda mulai dari jenis angelfin whiff yang seukuran jari hingga jenis halibut yang panjangnya bisa mencapai tiga meter. Namun, hanya enam spesies yang biasanya memiliki nilai komersial tinggi, yaitu Botidae, Cynoglossidae, Citaridae, Pleuronectidae, Scoftalmidae, dan Soleidae. Keenam spesies tersebut sering kita jumpai di pasar-pasar komersial seperti mall dan pasar-pasar modern lainnya di berbagai negara.

Ikan ini biasa disebut juga ikan sebelah sisa Nabi Musa karena ada sebuah legenda di dalamnya. Konon, pada zaman dahulu ikan sebelah ini adalah ikan yang sempurna seperti ikan pada umumnya. Suatu hari, Nabi Musa membawa ikan yang sudah dimasak ini dan dimasukkan ke dalam wadah sebagai bekal perjalanannya. Di tengah jalan, Nabi Musa memakan sebagian ikan tersebut saat beristirahat. Namun, karena sudah kenyang, beliau menyisakan ikan tersebut, kemudian tertidur. Kemudian, ketika Nabi Musa merasa lapar di tengah perjalanan bermaksud memakan sisa bekalnya tadi, ternyata sisa ikan itu tadi sudah tidak ada. Ikan yang sudah dimakan Nabi Musa itu ternyata hidup kembali dan mencari jalan menuju ke laut saat Nabi Musa tertidur. Atas kuasa Tuhan, separuh ikan tersebut hidup hingga berkembang dengan baik hingga sekarang ini.

Bentuk kedua matanya berada di bagian atas, nyaris berdampingan layaknya mata manusia. Ikan ini terlihat jauh berbeda dengan ikan pada umumnya yang memiliki satu mata pada bagian kiri dan satu mata pada bagian kanan.

Ikan ini bentuk tubuhnya sangat pipih, yang mendukungnya dalam mencari makan di dasar laut. Warna tubuhnya berbeda, untuk bagian atasnya lebih gelap terlihat seperti pasir, yang mirip dengan lingkungan sekitarnya, sedangkan bagian tubuh bawahnya berwarna sedikit terang.

Kulit ikan ini mengandung sel pengubah warna, seperti melanofora yang dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Perbedaan ini membuatnya mudah dalam melakukan penyamaran apabila merasa terancam ataupun saat mencari mangsa. Ciri lainnya adalah tubuhnya bersisik halus, dengan sirip punggung yang membujur mulai dari kepala sampai ke dekat ekornya.

Ketika baru menetas, mata anak ikan sebelah sama seperti anak ikan pada umumnya. Namun setelah dewasa, salah satu matanya bergeser ke sisi lain badan, seperti ke sebelah kanan, ataupun kiri. Pergeseran ini juga membuat perubahan struktur tulang sehingga membuat dua bola mata ikan ini bergeser di atas kepala dan menonjol keluar. Perubahan ini membuatnya tidak bisa melihat langsung area di bawah tubuhnya. tetapi ikan ini bisa melihat bagian bawah di sekelilingnya. Selain itu mata mereka juga dapat bergerak ke arah berlainan sehingga bidang pandang ikan ini semakin luas.

Ikan sebelah sangat bermanfaat bagi kesehatan karena tinggi protein. Dengan memakan ikan sebelah ini, tubuh akan dapat mengatur metabolismenya dengan baik, membantu pembentukan zat antibodi, dan membantu proses pembentukan hormon.

Kandungan vitamin di ikan sebelah ini, seperti asam amino, vitamin B6, dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan otak. Salah satu pilihan tepat yaitu dengan membiasakan diri dan anak-anak agar mengonsumsi ikan, terlebih ikan-ikan yang memiliki kandungan vitamin yang baik seperti ikan sebelah ini. Mengonsumsi ikan sebelah juga dipercaya dapat mengatasi kutikula karena ikan sebelah mengandung vitamin E.

Demikianlah pengenalan tentang ikan sebelah. Semoga bermanfaat dan memotivasi kamu untuk turut serta menjaga kelestarian ikan ini di lautan. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here