Home Pertanian 10 Tips Menanam Microgreens di Rumah

10 Tips Menanam Microgreens di Rumah

cara menanam microgreens

Agrozine.id – Apakah kamu tertarik untuk mencoba menanam sayuran microgreens? Microgreens itu sendiri merupakan sayuran muda yang dipanen ketika berumur 2 minggu setelah masa tabur semai. Kini microgreen semakin populer di dunia kuliner. Kandungan gizinya yang tinggi, rasanya yang enak, serta manfaatnya yang banyak, menjadikan microgreens semakin dikenal masyarakat luas. Harga microgreens cukup mahal, jika dilihat dari ukurannya yang kecil. Namun, lebih hemat jika kamu bisa menanamnya sendiri dirumah. Pada dasarnya menanam microgreens cukup mudah. Sebelum kamu melakukannya, simak tips menanam microgreens yang baik dan benar di bawah ini:

STEBIS@IGM Palembang : Tanaman Tanpa Perlu Lahan

Tips Menanam Microgreens

  1. Persiapan benih microgreens

Benih microgreens ini bisa kamu beli di berbagai toko pertanian atau bahkan secara online. Untukmendapatkan hasil panen microgreens yang terbaik, pilihlah benih organik dan bebas fungisida. Di Indonesia, benih microgreens yang biasa ditanam adalah brokoli, kubis, kale, bayam, selada air, daun ketumbar, dan lobak.

  1. Persiapan peralatan dan media tanam

Peraltan yang dibutuhkan untuk menanam microgreens yaitu tray semai atau wadah yang berlubang, sekop, dan sprayer. Kemudian, untuk media tanamnya kamu bisa memilih diantara cocopeat, rockwool, potting soil mix, atau tanah bercampur pupuk organik dengan perbandingan 1:1.

  1. Rendam benih yang berukuran besar

Setiap benih memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Untuk benih yang berukuran kecil, seperti benih brokoli dan lobak, kamu bisa langsung menyemainya ke media tanam. Sementara untuk benih yang berukuran bulat-bulat besar, seperti benih kacang kapri dan gandum atau wheatgrass, akan tumbuh dengan lebih baik jika direndam dalam air hangat terlebih dulu selama minimal 5 jam.

  1. Pengisian wadah dengan media tanam

Selanjutnya, kamu dapat melakukan pengisian wadah atau tray semai dengan media tanam yang sebelumnya sudah disiapkan. Kira-kira isi wadah dengan media tanam setinggi 2-3 cm. Kemudian, lembabkan media tanam dengan menyem protkkan air menggunakan sprayer. Hal ini agar media tanam tidak terlalu basah.

  1. Taburkan benih secara merata

Setelah media tanam dan benih disiapkan, selanjutnya kamu dapat mulai menanam microgreens dengan cara menaburkan benih secara merata. Taburkan benih secukupnya saja, jika berlebihan  maka pertumbuhan benih akan menjadi tidak baik.

Setelah ditaburkan, tutup benih menggunakan media tanam secara tipis saja kurang lebih 0,5 cm. Kemudian, semprotkan kembali air diatasnya menggunakan sprayer.

  1. Tutup wadah tanaman dan letakkan di tempat teduh

Agar proses perkecambahan benih berlangsung lancar, tutup wadah yang sudah ditanami microgreens dan letakkan di tempat yang teduh selama 2 hari. Agar kecambah tumbuh dengan baik dan tunas dapat tumbuh, selama proses ini berlangsung, wadah jangan sampai terkena cahaya matahari atau lampu.

  1. Buka tutup wadah dan letakkan di tempat yang mendapat sinar matahari cukup

Setelah 2 hari, kamu bisa membuka tutup wadah tanaman. Jika sudah muncul bakal daun, wadah dapat diletakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung seperti pinggir jendela.

  1. Perawatan microgreens

Hal penting yang harus diperhatikan ketika menanam microgreens yaitu menjaga kelembapan media tanam. Kondisi media tanam tidak bboleh terlalu kering dan terlalu basah karena akan mengganggu pertumbuhan microgreens. Cara perawatan microgreens yaitu dengan menyemprotkan air menggunakan sprayer sebanyak 2-3 hari sekali.

  1. Penambahan larutan nutrisi

Kamu bisa menambahkan larutan rumput laut ke dalam sprayer untuk disemprotkan ke kecambah untuk memperkaya cita rasa dan kandungan gizi microgreens. Jika menggunakan media tanam hidroponik, bisa dengan larutkan nutrisi khusus hidroponik atau AB mix.

  1. Pemanenan microgreens dengan gunting tajam

Kamu bisa memanen microgreens saat sudah berumur 10-14 hari atau tingginya sekitar 5-10 cm. Cara memanennya yaitu bukan dicabut melainkan memotong batang tanaman menggunakan gunting yang tajam.

Demikianlah 10 tips yang harus kamu perhatikan sebelum mulai menanam microgreens dirumah. Semoga informasi ini dapat memberikan pengetahuan dan bermanfaat buat kamu ya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here