Home Perikanan 7 langkah Sukses Ternak Ikan Nila

7 langkah Sukses Ternak Ikan Nila

7 langkah Sukses Ternak Ikan Nila

Nilai memang menjadi ikan konsumsi yang cukup populer karena daging yang lezat. Tidak salah jika kamu memilih nila menjadi alternatif rezeki tambahan atau utama untuk menunjang kehidupanmu.

Anda yang memiliki space kosong dihalaman rumah, tentu saja dapat mencoba budidaya ikan nila. Selain sebagai untuk di konsumsi sendiri, mungkin bila hasilnya cukup banyak dapat Anda jual. Ada 7 kiat sukses dalam budidaya ikan nila.

7 langkah Sukses Ternak Ikan Nila

Sebelum itu kamu harus memahami 7 langkah berikut sebelum memulai bisnis nila.

1. Pastikan kamu sudah siap

Sebelum melakukan pemeliharaan ikan nila. Kamu harus benar benar yakin bukan asal tiba-tiba mau memelihara ikan nila. Tentukan tujuanmu, ketahanan pangan pribadi, menukar dengan degan peternak atau petani, atau kamu ingin menjual hasil panen nila kamu. Selanjutnya, apakah kamu ingin peternak nila sekala besar atau kecil.

Bila sudah yakin, pastikan apakah kamu mempunyai air yang cukup baik untuk mereka tumbuh. Ikan nila merupakan ikan tawar yang berhasil dibudidayakan dengan air tanah biasa yang bebas polusi. Pastikan juga uang yang kamu miliki sudah cukup hingga dua siklus panen. Yakinkan dirimu sudah siap mempelajari cara berternak ikan nilai tanpa jenuh dan putus asa di tengah jalan. Kalau iya, kamu bisa melanjutkan ketahap kedua.

2. Pastikan semua syarat berternak ikan sudah terpenuhi

BKIPM (Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan) merupakan badan yang mengawasi pendirian unit usaha pembudidayaan ikan (UUPI). Pastikan semua syarat sudah terpenuhi untuk menjadi peternak ikan yang besar.

Meski kamu hanya mengembangkan kolam ikan untuk konsumsi, pastikan telur atau benih tidak ada yang keluar dari area penangkaran. Ikan nila merupakan ikan yang invasif sehingga bisa memusnahkan ikan asli di suatu perairan.

3. Buatlah rencana dan anggaran

Ternak ikan sebagai bisnis memerlukan perencanaan yang matang untuk jangka pendek dan panjang. Tentu, kamu tidak mau membuang uang percuma begitu saja karena tidak mau memberikan waktu untuk membuat rancangan strategi dan keuangan.

Tidak harus kompleks, kamu bisa mengerjakannya menjadi beberapa bagian. Seperti, tempat atau siapa yang kamu jadikan pembelajaran pembiakan dan perawatan ikan nila. Berapa besar uang yang kamu anggarkan dan bisa membiayai operasional ternak hingga berapa lama sebelum mendapatkan keuntungan.

Sudahkah ada pembeli yang akan menghabiskan stok ikanmu
Apakah ada biaya tambahan untuk perlengkapan, bahan, dan fasilitas ternak kamu. Nantinya, akan kamu membeli benih ikan atau menghasilkan benih ikan sendir Sistem pemijahan seperti apa yang nantinya kamu gunakan

4. Persiapkan kolam ikan

Ikan nilai memang terkenal tangguh. Ikan ini bisa hidup di berbagai jenis lingkungan. Bahkan, ada laporan ikan ini bisa tumbuh di wadah kaleng. Cara mudah memelihara ikan nila dengan membiarkannya di kolam begitu saja. Namun, kamu juga perlu menambahkan filter air dan pompa untuk yang tidak menggunakan aliran sungai.

5. Membeli benih

Setelah semua kolam siap untuk dihuni, kamu bisa membeli benih ikan nila sekitar 5-7 cm di tempat penjual benih ikan terpercaya. Kamu pun bisa melihat benih ikan yang sehat dari warna, keutuhan anggota badan, dan kelincahan ikan. Setelah itu, kamu harus mengkondisikan ikan secara perlahan agar mereka bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

6. Merawat ikan

Meski terkenal dengan ikan invasif yang mampu bertahan di aneka kondisi, kamu harus memberikan lingkungan yang sesuai dengan habitat alami mereka. Pastikan suhu air selalu berada di 30ºC untuk pertumbuhan yang optimal, meski mereka bisa tumbuh di suhu 27-37ºC. Kadar oksigen harus berada di kisaran 5-7ppm dengan pH air 7–7.5.

Kondisi air harus tidak ada kandungan amonia, kandungan Nitrit ≤ 0,3 mg / l, Nitrat 200–300 ppm, CO2 ≤ 20 mg/ l, klorin 0. Dengan kondisi seperti itu, benih bisa tumbuh optimal dalam waktu 8 bulan.

Selain itu, kamu bisa mempersiapkan ikan untuk pemijahan sehingga kamu tidak perlu lagi membeli benih ikan. Namun, pastikan kamu sudah mempersiapkan segala alat, perlengkapan, dan fasilitas untuk pemijahan ikan nila ya.

7. Panen nila

Seperti yang sudah diinfokan pada tahap pertama, apakah kamu akan menjual ikan dan sudah mempunyai konsumen atau pasar yang menyerap hasil panen. Pada tahap ini kamu tidak pusing bila sudah merencanakannya. Selain itu, kamu bisa membuat nila kamu menjadi kudapan yang enak dan menjualnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here