Home Hortikultura Anggrek Bulan Yang Menawan, Puspa Pesona Bangsa Indonesia

Anggrek Bulan Yang Menawan, Puspa Pesona Bangsa Indonesia

worldoffloweringplants.com

Agrozine.id – Pesona anggrek bulan yang menawan membuat tanaman bunga yang satu ini menjadi salah satu tanaman hias paling diburu. Dalam bahasa Inggris, anggrek ini dijuluki Butterfly Orchid karena kelopak anggrek bulan ini seperti sayap kupu-kupu yang melebar dengan paduan corak warna yang sangat cantik.

Anggrek Bulan yang bernama ilmiah Phalaenopsis amabilis adalah salah satu bunga nasional Indonesia.  Anggrek cantik ini ditetapkan sebagai Puspa Pesona Indonesia mendampingi bunga melati (Jasminum sambac) yang ditetapkan sebagai puspa bangsa Indonesia dan padma raksasa (Rafflesia arnoldii) sebagai puspa langka.

Dari sekitar lima ribu jenis bunga  anggrek di Indonesia, anggrek bulan merupakan salah satu jenis anggrek yang sering dijumpai sebagai tanaman hias yang banyak diperjualbelikan dengan harga yang terjangkau. Anggrek ini adalah jenis anggrek yang menjadi primadona kaum ibu karena anggrek ini begitu menawan. Kelopaknya yang besar berwarna putih bersih nampak bercahaya. Selain itu, pada bagian labellum (bibir bunga) berwarna putih dan kuning dengan bercak kemerahan. Kelebihan anggrek ini adalah lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan penyakit.

Anggrek bulan pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani Belanda, Dr. C.L. Blume. Tanaman anggrek ini tersebar luas mulai dari Malaysia, Indonesia, Filipina, Papua, hingga ke Australia. Anggrek bulan di Indonesia, dapat dijumpai mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, sampai Papua. Namanya berbeda-beda menurut daerahnya diantaranya yaitu anggrek menur di Jawa Barat, anggrek wulan di Bali, dan anggrek terbang di Maluku.

Cara hidup anggrek bulan secara epifit dengan menempel pada batang atau cabang pohon di hutan-hutan dan tumbuh subur hingga 600 meter di atas permukaan laut. Anggrek ini termasuk dalam tanaman anggrek yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya.

Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Akar-akarnya berwarna putih, berbentuk bulat memanjang, dan terasa berdaging. Bunganya harum dan dapat tumbuh hingga diameternya 10 cm. Bunga ini mampu bertahan cukup lama, pada kondisi lingkungan yang bagus mampu bertahan sampai 2 bulan atau lebih.

Agar nggrek bulan bisa tumbuh dengan baik dan memberikan warna daun yang cerah dan indah, kamu dapat memberikan pupuk satu sampai dua kali dalam seminggu. Pupuk yang biasa digunakan, yaitu pupuk gandasil dan pupuk organik cair (poc). Pemberian pupuk sebaiknya di arahkan pada daun. Sebab, kutikula atau pembuluh daun bisa menerima 90% asupan nutrisi, sementara akar hanya mampu menerima 10% saja.

Tanaman anggrek bulan bisa dirawat di dalam ruangan selagi ruangan tersebut lembap dan tidak panas. Namun, perlu diperhatikan bahwa anggrek ini memerlukan cahaya matahari pagi sekitar 20% – 30%  dan sirkulasi udara yang baik agar bisa berbunga. Berikan lampu khusus tanaman agar bunga anggrek dalam ruangan tetap sehat dan subur.

Secara alami, anggrek bulan dapat mengeluarkan tunas-tunas baru pada ruas batangnya. Selain itu, tunas baru juga dapat muncul pada tangkai bunganya. Tunas yang tumbuh dan sudah mengeluarkan akar dapat dipisahkan menjadi individu atau tanaman baru. (das)

Yuk, tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here