Home Pertanian 10 Jenis Benih Padi Unggulan Terbaik untuk Ditanam

10 Jenis Benih Padi Unggulan Terbaik untuk Ditanam

Agrozine – Padi merupakan komoditas unggulan petani untuk ditanam. Pangan pokok ini telah dibudidayakan di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai sumber mata pencaharian, setiap petani pasti menginginkan hasil panen melimpah dari lahan. Langkah pemilihan benih padi bisa dimaksimalkan untuk petani dengan lahan sempit maupun luas. Berkat benih padi unggul, petani bisa memiliki hasil panen melimpah ruah. Balitbangan RI telah mengeluarkan data resmi terkait varietas padi unggul produksi tinggi yang bisa kamu tanam di lahan sawah. Simak ulasan 10 jenis benih padi unggulan terbaik berikut.

 

  1. Padjadjaran Agritan

Jenis benih padi unggulan berikut diproduksi pada tahun 2018. Varietas padi Padjadjaran Agritan merupakan hasil persilangan Inpari 5 dengan IR66 yang diakui memiliki hasil panen paling banyak. Benih Padjajaran Agritan memiliki beberapa keunggulan antara lain tahan rebah dan memiliki rasa pulen. Selain itu, potensi hasil benih ini sangat bagus, yakni dengan bobot mencapai 11 ton per hektare.

 

  1. Mustajab Agritan

Benih padi unggulan berikut diproduksi pada 2019 melalui proses pengembangan menggunakan nuklir. Benih Mustajab Agritan berasal dari padi lokal Jember yang dikembangkan Batan (Badan Tenaga Atom Nasional) menjadi padi unggul. Mustajab Agritan berpotensi menghasilkan 10,8 ton padi per hektare di lahan sawah.

 

  1. Padi Siliwangi Agritan

Varietas padi berikut ini diproduksi tahun 2018 dan termasuk padi cere. Disebut padi cere, karena Padi Siliwangi Agritan merupakan jenis padi umur pendek yang bisa dipanen saat berusia 93 hari setelah tanam. Keunggulan benih satu ini antara lain potensi hasil padi mencapai 10,7 ton per hektare dan tahan terhadap serangan hama wereng. Seperti kita ketahui, hama ini sangat mematikan dan dapat merugikan petani.

 

  1. Inpari 42 Agritan GSR

Varietas inbrida satu ini diproduksi pada 2016 dan tergolong favorit di kalangan petani. Pasalnya, Inpari 42 Agritan GSR memiliki keunggulan seperti rasanya yang enak dan sangat pulen. Selain itu, benih padi Inpari 42 mudah rontok dan memiliki potensi hasil mencapai 10,5 ton per hektare. Namun, padi ini memiliki rendemen yang rendah sehingga kurang disukai para tengkulak.

 

  1. Cakrabuana Agritan

Benih padi Cakrabuana Agritan merupakan salah satu jenis padi nuklir. Cakrabuana dihasilkan dari pemuliaan padi Inpari 13 dengan proses iradiasi sinar gamma Co60 dengan dosis 0,1 kGy. Padi unggulan ini memiliki beras berwarna coklat muda yang tidak putih ataupun bening. Cakrabuana Agritan memiliki potensi hasil mencapai 10,2 ton per hektare dengan rata-rata hasilnya sebanyak 7,5 ton per hektare.

 

  1. Padi Inpari 30

Satu lagi jenis benih padi unggulan hasil persilangan. Padi Inpari 30 atau yang disebut juga padi Inpari 30 Ciherang sub 1 merupakan hasil persilangan Ciherang dan IR64 sub 1. Disebut unggul, karena Padi Inpari 30 memiliki potensi hasil mencapai 9,6 ton per hektare. Selain itu, rasa nasi yang dihasilkan sangat pulen karena berasal dari keturunan yang terbukti enak.

 

  1. Mapan P-05

Nah, benih padi hibrida unggulan yang berkualitas ini dapat kamu jadikan pilihan. Benih Mapan 4-05 telah banyak digunakan di luar pulau Jawa seperti petani di daerah Kalimantan dan Sumatera. Para petani beralih menggunakan padi hibrida Mapan P-05 karena keunggulannya. Per hektare nya, petani bisa menghasilkan bobot gabah tinggi dengan potensi hasil sebanyak 9,5 ton.

 

  1. Padi Inpari 45 Dirgahayu

Seperti namanya, benih padi ini berada urutan ke-45 sehingga dinamakan padi Inpari 45 Dirgahayu. Benih padi unggulan ini tergolong baru, karena diluncurkan pada tahun 2019 dan merupakan persilangan Cibogo dengan Ciherang. Padi Inpari 45 Dirgahayu memiliki potensi hasil mencapai 9,5 ton per hektare. Jenis benih ini akan cocok ditanam di lahan sawah pada ketinggian 0 hingga 600 mdpl.

 

  1. Mantap

Varietas benih padi unggulan satu ini dapat menjadi pilihan terbaik di kala musim hujan. Padi mantap merupakan hasil persilangan Bio 12 dan RHS412-1CX-20X-02H dengan keunggulannya yang tahan wereng serta hawar daun bakteri. Selain itu, potensi hasil benih padi Mantap mencapai 9,1 ton per hektare dengan rata-rata hasilnya 7,5 ton per hektare.

 

  1. M400

Benih padi unggulan M400 merupakan produk dari M-tani yang layak diacungi jempol. Pasalnya, benih M400 memiliki potensi hasil gabah mencapai 9 ton per hektare dengan hasil sebanyak 400 bulir per malai. Benih ini juga tergolong padi cere, dengan usianya yang pendek yakni 90 hari setelah tanam. Untuk itu, benih padi M400 dapat kami jadikan pilihan untuk hasil panen yang cepat dan unggul.

 

Itulah 10 jenis benih padi unggulan terbaik yang dapat ditanam di lahan sawah. Setelah memilih benih padi unggulan, pastikan kamu melakukan perawatan secara berkala agar lahan tidak terserang hama dan penyakit tanaman. (rin)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here