Home Biodiversitas Ikan Pedang (Swordtail), Digemari Karena Keunikan Ekornya

Ikan Pedang (Swordtail), Digemari Karena Keunikan Ekornya

midlandaquatic.ie

Agrozine – Bagi para pecinta ikan hias, sudah tak asing lagi dengan ikan pedang atau swordtail fish. Ikan hias yang mempunyai nama latin Xiphophorus helleri ini adalah salah satu jenis ikan hias yang mempunyai banyak penggemar dikarenakan keunikan ekornya dan perawatannya yang sangat mudah.

Ikan pedang adalah spesies ikan air tawar dari keluarga Poeciliidae. Ikan ini berasal dari Amerika Utara dan Tengah, mulai dari Meksiko hingga Honduras. Di sana mereka hidup di sungai besar dan sungai kecil dengan banyak tanaman. Ikan ini juga dikenal dapat mentolerir air payau sehingga dapat dipelihara di air bersalinitas rendah.

Karakteristik unik yang menjadi daya tarik utama ikan ini adalah bentuk ekornya. Ekornya berbentuk seperti pedang dengan ukuran yang cukup panjang.

Bahkan, panjang ekornya bisa melebihi panjang ukuran badannya. Namun, Hanya ikan jantan yang ekornya seperti ini sehingga mudah untuk membedakan jenis kelamin ikan ini.

Ikan ini mempunyai warna tubuh yang sangat beragam, tetapi biasanya lebih didominasi oleh warna merah dengan ekor berwarna hitam.  Ikan ini mempunyai panjang tubuh mencapai 12 cm untuk betina dan untuk jantan biasanya berukuran sekitar 11 cm, sudah termasuk ekor.

Ikan ini menyimpan telur mereka di dalam tubuh mereka dan melahirkan bayi ikan (burayak). Jika dirawat dengan baik, ikan pedang ini bisa bertahan hidup hingga 5 tahun lamanya.

Jika kamu merawatnya dalam akuariun, tumbuhan adalah tambahan yang penting karena ikan ini perlu bersembunyi ketika mereka merasa stres. Sebarkan tumbuhan di sekitar akuarium, tetapi pastikan untuk meninggalkan banyak ruang berenang. Ada begitu banyak tanaman yang bisa dipilih, diantaranya Anubias nana, Java fern, dan dwarf hairgrass.

Adapun kondisi air yang ideal bagi ikan pedang, yaitu pH harus dipertahankan pada angka 7-8,4, Kesadahan 12-30 dGH, dan suhu antara 21-27 °C. Perubahan kondisi air ini dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Umumnya ikan ini mempunyai karakter cukup tenang, tetapi ada juga yang menunjukkan sifat agresif dan menyerang sesama jenisnya. Pejantan bisa menunjukkan agresi satu sama lain. Jadi, pastikan mereka kalah jumlah dari betina dalam rasio 4 banding 1.

Ikan pedang bisa menjadi malu ketika dipelihara dengan ikan yang terlalu aktif di akuarium. Mereka akan bersembunyi di antara tanaman dan dekorasi. Ikan ini menempati level menengah dan atas akuarium, jarang menjelajah wilayah bawah. Jika diberi ruang berenang yang cukup, mereka akan menjadi anggota akuarium yang sangat aktif.

Kamu bisa mencampurnya di akuarium dengan ikan molly, rosy barb, neon tetra, dwarf gourami, pearl danio, atau manfish di bagian tengah akuarium. Sedangkan ikan dwarf corydora, kuhli loach, otocinclus, dan zebra loach adalah pilihan yang baik untuk menambahkannya di level air yang lebih rendah. Namun, hindari spesies agresif yang dapat menyerang dan melukai ekor pedang kamu. Jangan campur mereka dengan jenis cichlid seperti Jack Dempsey atau convict cichlid.

Berikut ini beberapa jenis ikan pedang populer yang perlu dikenali.

Albino Swordtail

Ikan pedang satu ini mempunyai tubuh berwarna putih di seluruh badan sehingga diberi nama albino. Pada bagian sirip transparan dan membuat ikan jenis ini terlihat unik. Albino swordtail tergolong langka sehingga dibanderol dengan harga lebih mahal jika dibandingkan jenis lain.

Albino Blood Red Swordtail

Jenis ikan ini hampir sama dengan albino, tetapi mempunyai warna merah darah pada semua bagian tubuhnya, termasuk ekor dan sirip. Banyak orang yang menyukai warna merahnya. Ikan satu ini juga cukup sulit ditemukan di pasaran dikarenakan proses budidayanya masih terbilang cukup sulit.

Green Swordtail

Selain mempunyai warna merah dan kuning, ikan pedang juga mempunyai salah satu jenis yang didominasi oleh warna hijau pada bagian tubuhnya. Sementara pada bagian tengah memiliki garis yang memanjang dari bagian kepala hingga atas ekor.

Sedangkan untuk bagian ekor mempunyai bentuk panjang dan lancip seperti pedang, Selain itu, warna eksotis tersebut membuat ikan satu ini lebih cocok sebagai ikan hias dalam akuarium ataupun aquascape.

Ikan Pedang Merah

Ikan pedang ini berasal dari jenis platy dan biasanya dipelihara di dalam akuarium karena warna merah semu oranye dan bentuknya sangat indah. Ikan platy pedang sendiri mempunyai ciri tersendiri pada bagian ekor yang mempunyai bentuk lancip dan panjang menyerupai pedang.

Kohaku Koi

Kohaku koi adalah ikan pedang air tawar yang berasal dari keluarga koi yang mempunyai bentuk ekor menyerupai pedang di bagian ekor bagian bawah dan atas. Berbeda dengan ikan pedang lainnya yang mempunyai bentuk ekor seperti pedang di bagian bawah saja.

Red Velvet Swordtail

Ikan pedang jenis ini mempunyai tubuh dengan dominan warna merah terang sehingga sangat eye catching. Ikan ini mudah ditemukan di penjual ikan hias sehingga cukup popular.

Sekilas terlihat warna merah saja, tetapi jika diperhatikan lebih teliti, terdapat garis hitam pada bagian ekornya. Warna ikan yang eksotis juga membuat jenis ikan pedang satu ini selalu menarik peminat, terlebih lagi harganya ramah di kantong.

Yellow Swordtail

Sesuai dengan namanya di atas, ikan jenis satu ini mempunyai tubuh berwarna kuning yang terlihat mencolok. Pada bagian ekor pedangnya juga mempunyai sedikit warna hitam. Perpaduan warna kuning yang mencolok dengan adanya warna hitam membuat ikan satu ini terlihat gagah dan membuat tampilan ikan semakin menarik. Tak heran jika ikan ini menjadi salah satu ikan hias favorit.

Beberapa jenis ikan pedang merupakan ikan laut. Jadi, sebelum membelinya, pastikan kamu tahu cara perawatannya terlebih dahulu dan air mana yang sesuai dengan habitatnya, apakah air asin atau air tawar.

Harga ikan pedang sangat bervariasi, mulai dari ribuan hingga jutaan rupiah, tergantung pada jenis dan kelangkaannya. Salah satu jenis ikan pedang termurah adalah ikan pedang neon, green swordfish, red velvet swordfish, kohaku koi, Sanke Swordfish, dan masih banyak lainnya. Sedangkan untuk hamburg swordfish dan King Lyretail swordfish dibanderol puluhan ribu rupiah. Jenis King Lyretail dibandrol dengan harga ratusan ribu rupiah. Jenis termahal adalah Albino Blood Red Swordfish dengan harga 1.500.000 rupiah atau lebih. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here