Home Biodiversitas Pohon Eboni, Penghasil Kayu Hitam Yang Mahal dan Sangat Berkualitas

Pohon Eboni, Penghasil Kayu Hitam Yang Mahal dan Sangat Berkualitas

treeplantation.com

Agrozine Kayu eboni atau disebut juga kayu hitam sulawesi  merupakan salah satu kayu mahal dalam perdagangan internasional, harganya lebih mahal daripada kayu jati. Pohon ini menghasilkan kayu yang berkualitas sangat baik. Kayu ini telah diekspor ke luar negeri semenjak abad ke-18. Pasar utamanya adalah Jepang, pasar sekundernya adalah Eropa dan Amerika Serikat.

Dalam perdagangan internasional, kayu hitam sulawesi ini dikenal sebagai Macassar ebony, Coromandel ebony, streaked ebony atau juga black ebony. Nama-nama lainnya di Indonesia di antaranya kayu itam, toetandu, sora, kayu lotong, dan kayu maitong.

Eboni yang bernama ilmiah Diospyros celebica merupakan pohon endemik dari daerah Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan.  Jenis ini hanya terdapat di Pulau Sulawesi, di hutan primer pada tanah liat, pasir atau tanah berbatu-batu yang mempunyai drainase baik, dengan ketinggian mencapai 600 m dpl. Secara alami, kayu hitam sulawesi ditemukan baik di hutan hujan tropika maupun di hutan peluruh.

Sayangnya keberadaan pohon eboni saat ini mulai langka karena perkembangan populasi yang lambat dan karena tingginya tingkat eksploitasi di alam. Oleh karena keberadaannya terancam punah, saat ini pohon eboni termasuk dalam pohon yang dilindungi.

Pohon Eboni memiliki tinggi hingga 40 meter dengan diameter batang kayu mencapai 1 meter. Kayu Eboni memiliki ciri-ciri berwarna cokelat gelap, agak kehitaman, bertekstur halus dengan arah serat kayu yang lurus atau sedikit berpadu serta permukaan kayu yang licin.

Kulit pohon memiliki tekstur beralur, mengelupas kecil-kecil, dan berwarna cokelat kehitaman. Pepagan atau lapisan terluar pada batang eboni berwarna cokelat muda dan pada bagian dalamnya berwarna putih kekuningan. Batang kayunya sangat kuat dan memiliki corak dengan dominasi warna hitam dan kuning.

Daun eboni berupa daun tunggal dan letaknya selang seling. Bagian ujungnya meruncing tajam dan warna daunnya hijau tua. Jika disentuh daunnya terasa sedikit berbulu halus.

Pohon menghasilkan bunga yang tumbuh di area ketiak daun. Bunga eboni memiliki warna merah, kuning, hingga cokelat tua. Buahnya berbentuk oval dan berwarna keputihan. Bijinya terlihat seperti baji, bentuknya memanjang dan kehitaman.

Eboni merupakan tanaman berumah satu, yang dalam satu pohon dapat dijumpai bunga jantan dan betina. Selain itu, Eboni memiliki biji dengan tipe rekalsitran. Tipe biji seperti ini tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama dan harus segera  ditanam setelah berkecambah.

Pohon eboni tumbuh besar dan berusia panjang sehingga cocok digunakan sebagai pelindung dari sinar matahari. Diameter batangnya yang besar serta dahan yang tinggi sangat cocok dijadikan pohon peneduh di sepanjang jalan atau di area taman kota.

Eboni terkenal memiliki kualitas kayu yang lebih baik daripada kayu jati sehingga kerap digunakan untuk membuat tiang jembatan, perabot rumah tangga, patung, alat musik, dan ukiran. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here