Home Biodiversitas Anggur Laut, Tumbuhan Langka Pelindung Ekosistem Pantai

Anggur Laut, Tumbuhan Langka Pelindung Ekosistem Pantai

alohatropicals.com

Agrozine – Namanya anggur laut, bernama latin Coccoloba uvifera. Sebutan lain tumbuhan ini adalah anggur pantai, ketapang laut, seagrape, dan baygrape. Meskipun namanya anggur laut, tetapi hidupnya tidak di dalam laut, melainkan di daratan atau di tepi laut. Tanaman ini berfungsi sebagai pelindung ekosistem pantai yang meliputi hewan-hewan kecil dan mencegah bayi penyu dari gangguan predator dan terik sinar matahari.

Anggur Laut adalah tanaman asli Karibia, Bahama, dan Pulau Bermuda. Tumbuhan ini cocok tumbuh di daerah tropis seperti di Indonesia, toleran terhadap salinitas dan paparan air laut serta tahan kekeringan. Pohon ini adalah tanaman perintis alami yang  sangat baik untuk memulihkan hutan pantai dan membangun kebun hutan. Jumlah pohon ini makin lama makin sedikit, bahkan sudah dikategorikan sebagai tumbuhan langka.

Tanaman ini mampu tumbuh dan beradaptasi di daerah kering di daerah tropis dataran rendah yang lembap pada ketinggian hingga 500 meter dpl. Tanaman ini tumbuh paling baik di daerah dengan suhu siang hari tahunan berada dalam kisaran 21 – 26 °C, tetapi dapat mentolerir 10 – 32° C. Selain itu, curah hujan tahunan rata-rata di kisaran 700 – 1.400 mm dan dapat mentolerir hingga kisaran 400 – 2.500 mm.

Pohon ini bisa tumbuh besar hingga tingginya mencapai 4 meter. Daun pohon anggur laut ini berbeda dari anggur biasa. Daunnya membulat seperti piring dengan ukuran yang cukup besar. Jika diperhatikan, daunnya tumbuh dari percabangan yang rapat. Susunan daun simpel dengan tulang daun menyirip. Ujung daun berbentuk cuspidate dengan ujung yang melancip. Bagian belakang daun berwarna lebih pucat, tulang daun tampak menonjol dan sangat jelas. Daunnya pada saat akan gugur akan berwarna kemerahan.

Saat berbunga, pohon ini memiliki bunga seperti bunga kelapa yang berwarna putih dengan wangi yang segar. Buah pohon ini berbentuk seperti anggur pada umumnya, yaitu bulat kecil dan berkumpul menjadi satu. Buahnya berdiameter 15 – 20 mm. Saat muda berwarna hijau,  saat sudah masak berwarna merah keunguan dengan rasa asam manis segar dan mengandung banyak air. Buahnya dapat dikonsumsi mentah, dimasak menjadi jeli atau selai,  dan bisa difermentasi menjadi minuman.

Selain sebagai tanaman peneduh dan pelindung di pantai, Tanaman ini juga berfungsi sebagai pemecah angin karena tahan terhadap terpaan angin. Anggur laut juga bisa dijadikan tanaman hias, terutama yang jenis varigata. Getah pohon anggur laut dimanfaatkan untuk pewarnaan dan penyamakan kulit.

Anggur laut juga bisa bermanfaat untuk kesehatan. Jus astringen yang diperoleh dari tanaman ini dikenal sebagai ‘Jamaika kino’, digunakan untuk mengobati diare dan disentri.
Bagi kamu yang ingin menanamnya, bisa membeli benih atau bibitnya di toko online. Hal yang perlu diingat saat menanam pohon ini adalah harus ditanam berpasangan jantan dan betina agar bisa berbuah.

Pohon ini bisa dicangkok dan untuk perawatannya tidak terlalu sulit. Buah anggur laut laris di pasar internasional sehingga bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Mau coba menanamnya? (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini :

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here