Home Kampus Mengenal Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University

Mengenal Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University

fahutan.ipb.ac.id

Agrozine.id – Hai sobat Agro… Lagi cari jurusan untuk kuliah? Coba deh simak fakultas yang satu ini. Bagi kamu-kamu yang suka berpetualang di alam bebas, fakultas ini cocok banget buat kamu. Langsung saja ya, ikuti penjelasannya…

Begitu pentingnya hutan hingga disebut paru-paru dunia. Hutan merupakan “rumah” bagi aneka tumbuhan yang ada di Bumi. Tumbuh-tumbuhan menghasilkan oksigen yang dihirup oleh manusia dan hewan. Tumbuhan juga menyerap karbon dioksida sehingga suhu bumi terkendali. Hutan menjadi tempat menyimpan air hujan dan kemudian mengalirkannya ke sungai dan danau. Hutan juga menjadi tempat hidup bagi flora dan fauna. Adanya hutan mencegah terjadinya erosi atau pengikisan tanah. Dan yang tak kalah pentingnya, hutan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat, khususnya masyarakat sekitar hutan dari produk yang dihasilkannya.

Indonesia memiliki hutan hujan tropis yang sangat luas. Hutan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, yaitu mencapai 99,6 juta hektar atau 52,3% dari luas wilayah Indonesia. Luas hutan yang besar tersebut saat ini masih dapat dijumpai di Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra. Hutan Indonesia juga menyimpan kekayaan flora dan fauna atau keanekaragaman hayati yang sangat besar. Bahkan, banyak di antaranya merupakan spesies yang hanya ditemukan di Indonesia.

Peran hutan yang begitu penting bagi kehidupan manusia dan potensi kekayaan sumber daya hutan Indonesia yang besar membutuhkan sumberdaya manusia yang andal dan profesional untuk mengelolanya. Oleh karena itu, SDM yang memiliki ilmu di bidang Kehutanan dan Lingkungan mutlak diperlukan. Nah, pada kesempatan kali ini, Agrozine akan memperkenalkan kamu pada Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University yang telah berpengalaman mencetak sarjana kehutanan.

Fakultas Kehutanan IPB University merupakan salah satu fakultas kehutanan tertua di Indonesia, telah ada sejak IPB pertama kali berdiri tahun 1963. Perannya dalam membangun sumberdaya manusia (SDM) yang berkiprah dalam pembangunan kehutanan di Indonesia telah dikenal dan diakui secara nasional. Demikian pula para tenaga pendidik (dosen) fakultas ini telah melahirkan gagasan-gagasannya dan menyumbangkannya untuk praktek pembangunan kehutanan yang dikenal dan diakui secara nasional.

Banyak konsep pengelolaan hutan yang berasal dari Fakultas Kehutanan IPB yang diadopsi oleh pemerintah dan pelaku usaha kehutanan di Indonesia, antara lain konsep TPI (Tebang Pilih Indonesia), multi sistem silvikultur, Perhutanan Sosial, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), dan Kabupaten Konservasi. Berbagai kerjasama di bidang pendidikan dan penelitian antara Fakultas Kehutanan IPB dengan pihak lain dari dalam maupun luar negeri telah berjalan. Lembaga mitra kerjasama meliputi pemerintah (pusat, pemerintah daerah), BUMN/BUMS, universitas, organisasi internasional dan lembaga pemerintah negara lain. Para dosen yang ada di setiap departemen mempunyai spesifikasi keahlian yang sangat beragam, sehingga di tingkat nasional maupun internasional ikut mewarnai setiap karya yang berhubungan dengan spesialisasinya.

Berbagai jejaring kerjasama internasional di bidang pendidikan dan penelitian telah dilakukan antara lain dengan universitas-universitas di German, Perancis, Jepang, Korea, ASEAN, dan Asia lainnya. Fakultas Kehutanan IPB telah berusaha agar dapat memperoleh pengakuan internasional melalui proses akreditasi internasional program studi atau departemen diantaranya DHH oleh Society of Wood Science and Techlogy (SWST) Amerika Serikat dan sertifikat Internasional untuk DSVK dan DKSHE oleh ASEAN Univiversity Network-Quality Assurance (AUN-QA). Sebagai upaya untuk menyesuaikan diri dengan dinamika kehidupan di tingkat nasional maupun global, sejak bulan Juli 2020 Fakultas Kehutanan telah berganti nama menjadi Fakultas Kehutanan dan Lingkungan berdasarkan SK Rektor No. 128/IT3/OT/2020.

Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB memiliki visi “Menjadi fakultas terkemuka yang berbasis riset dan terdepan dalam inovasi untuk kemandirian bangsa menuju techno-socio enterpreneurial university yang unggul di tingkat global pada bidang kehutanan dan lingkungan untuk keberlanjutan Indonesia.”

Untuk mewujudkan visinya tersebut, Fakultas ini membawa Misi “Menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk kemajuan ilmu, teknologi dalam pengelolaan hutan dan lingkungan secara lestari untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa.”

fahutanipb.com

Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB memiliki program pendidikan untuk jenjang sarjana dan pascasarjana. Berikut ini Program studi yang ada di kedua jenjang tersebut.

PROGRAM STUDI SARJANA

Departemen Manajemen Hutan

Jurusan Manajemen Hutan memiliki 2 Program Studi (PS), yaitu PS Manajemen Hutan dan PS Budidaya Hutan untuk program pendidikan Sarjana (S1). Sementara untuk program pendidikan diploma, Jurusan Manajemen Hutan mengasuh 3 PS, yaitu PS Budidaya Hutan Tanaman, PS Manajemen Hutan Produksi dan PS Perlindungan Hutan. PS Sarjana Manajemen Hutan selalu mendapatkan akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT). Akreditasi pertama di dapat pada tahun 2000, kemudian pada tahun 2006, 2011 dan 2016 (Sertifikat Akreditasi BAN-PT 2016).

Departemen Hasil Hutan

DHH adalah departemen hasil hutan tertua di Indonesia dan memiliki fokus pada pengembangan bidang keilmuan dan teknologi hasil hutan yang mencakup kimia hasil hutan, biokomposit, teknologi peningkatan kualitas kayu, dan desain dan keteknikan struktur kayu. Program Studi Sarjana Teknologi Hasil Hutan Departemen Hasil Hutan Fakultas Kehutanan IPB telah terakreditasi A Berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 0140/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2017.

Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata

Program sarjana terdiri dari satu program sarjana kompetensi mayor Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata dan tiga program sarjana kompetensi minor, yaitu Pengelolaan Wisata Alam dan Jasa Lingkungan, Manajemen Satwaliar, serta Pemanfaatan Tumbuhan.

Kompetensi Program Sarjana Mayor Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata fokus melakukan program pendidikan yang menghasilkan lulusan yang  memiliki kemampuan entrepreneurship untuk menerapkan prinsip konservasi sumberdaya hutan, ekowisata dan jasa lingkungan, meliputi perlindungan terhadap proses ekologi dan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman hayati (ekosistem, jenis dan genetik), serta pemanfaatan keanekaragaman hayati beserta ekosistemnya secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan manusia sekaligus kualitas ekosistem yang menjadi kesatuan lingkungan hidupnya yang tidak dapat terpisahkan.

Kompetensi minor Pengelolaan Wisata Alam dan Jasa Lingkungan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan untuk menjelaskan dan menerapkan prinsip manajemen dan entrepreneurship ekowisata dan jasa lingkungan.

Kompetensi minor Manajemen Satwaliar fokus menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan untuk menjelaskan dan menerapkan prinsip manajemen dan entrepreneurship konservasi satwaliar, baik secara in-situ maupun ex-situ.

Kompetensi minor Pemanfaatan Tumbuhan fokus menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan untuk menjelaskan dan menerapkan konservasi dan entrepreneurship sumberdaya hayati, khususnya tumbuhan berkhasiat obat dan umumnya tumbuhan yang berpotensi tinggi dan bermanfaat bagi pengembangan sistem livelihood masyarakat lokal sekitar hutan.

Program Studi Sarjana Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata selalu mendapatkan akreditasi A melalui Keputusan Lembaga Sertifikasi Nasional BAN-PT Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, SK BAN-PT Nomor : 0141/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2017 (Berlaku mulai 10 Januari 2017 – 10 Januari 2022).

Departemen Silvikultur

Silvikultur adalah praktik pengendalian proses permudaan (penanaman), pertumbuhan, komposisi, kesehatan, dan kualitas suatu hutan demi mencapai aspek-aspek ekologi dan ekonomi yang diharapkan. Silvikultur berfokus pada perawatan tegakan hutan untuk menjamin produktivitas. Dengan kata lain, silvikultur adalah perpaduan antara ilmu dan seni menumbuhkan hutan, dengan berdasarkan ilmu silvika, yaitu pemahaman mengenai sifat-sifat hidup jenis-jenis pohon serta interaksinya dalam tegakan, dan penerapannya dengan memperhatikan karakteristik lingkungan setempat.

Departemen Silvikultur (DSVK) adalah Departemen/Jurusan Silvikultur pertama di Indonesia. DSVK berdiri pada tanggal 2 Agustus 2005 melalui SK. Rektor IPB No. 112/K13/OT/2005. Pada tingkat nasional, DSVK Fahutan IPB telah memperoleh akreditasi “A” berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) No. 857/SK/BAN-PT/Akred/SIII/2018. Selain itu, DSVK Fahutan IPB juga telah memperoleh Sertifikat Internasional dari ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) No. AP89IPBJAN15 sejak tahun 2015.

PROGRAM STUDI PASCASARJANA

Jenjang Magister terdiri atas Program Studi:

  • Program StudiIlmu Pengelolaan Hutan (IPH)
  • Program StudiMagister Departemen Hasil Hutan
  • Program StudiMagister Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata
  • Program StudiMagister Departemen Silvikultur

Jenjang Doktor terdiri atas Program Studi:

  • Program Study Ilmu Pengelolaan Hutan (IPH)
  • Program Study Doktor Departemen Hasil Hutan
  • Program Study Doktor Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata
  • Program Study Doktor Departemen Silvikultur

Demikian pengenalan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University. Jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi situs Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB. Semoga Bermanfaat. (das)

Yuk teman, tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here