Home Perkebunan Mengenal Petai, Bau, Tetapi Enak dan Menyehatkan

Mengenal Petai, Bau, Tetapi Enak dan Menyehatkan

Sumber: bolastylo.bolasport.com

Agrozine.id – Siapa yang tak kenal biji petai? Panganan “sahabat” jengkol yang enak ini sudah sangat merakyat, baik sebagai lalapan maupun sebagai campuran masakan agar lebih menggugah selera. Pohon petai, pete atau mlanding bernama ilmiah Parkia speciosa. Petai merupakan tanaman tahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae), anak-suku petai-petaian (Mimosoidae). Tumbuhan ini tersebar luas di Nusantara bagian barat.

Tanaman petai tingginya mencapai 5-25 meter dan bercabang banyak, kulit batang berwarna cokelat kemerahan-merahan. Bunganya ditumbuhi benang-benang sari dan putik berwarna kuning. Daunnya majemuk tersusun sejajar. Bunganya majemuk, tersusun dalam bongkol dan biasanya muncul  di dekat ujung ranting. Buahnya besar, memanjang, bertipe buah polong. Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna cokelat terang. Buah petai akan mengering jika masak dan melepaskan biji-bijinya.

Ada 2 jenis tanaman petai. Pertama, tanaman petai jenis gajah, yaitu tanaman petai yang setiap buahnya dapat berisi petai sebanyak 15-18 biji dan panjang buahnya mencapai 25-30 cm. Kedua, tanaman petai jenis kacang, yaitu tanaman petai yang setiap buahnya mengandung 10-12 biji dan panjang buahnya hanya sekitar 20 cm. Kedua jenis tersebut sama-sama enak loh.

Tanaman petai tumbuh baik di daerah daratan rendah sampai dengan daerah pegunungan dengan ketinggian 1.500 mdpl. Petai dapat tumbuh baik di daerah yang tanahnya bertekstur halus dengan Ph antara 5,5 sampai 6,5. Tanaman petai tumbuh baik di daerah yang mempunyai tipe iklim basah dan tipe iklim agak basah. Tanaman ini tumbuh baik di tempat yang terbuka karena sangat membutuhkan sinar matahari sepanjang hari.

Tanaman petai yang syarat-syaratnya terpenuhi dapat berproduksi (berbuah) pada umur 4 tahun. Sejak penyerbukan buah petai sampai siap dipanen membutuhkan waktu selama 3-4 bulan. Pohon petai yang tumbuhnya baik akan menghasilkan 4.000-5.000 polong buah petai pertahun.

Meski biji petai bau, ternyata biji petai enak dan berkhasiat untuk kesehatan kita. Menurut Dr. Aminuddin AHK dari Departement of Physiologi Medical Faculty of Universitas Kebangsaan Malaysia, Kuala Lumpur, petai dapat digunakan sebagai obat anemia, stress, sindroma pramenstruasi, depresi, sakit perut, cacingan, dan beberapa gangguan kesehatan lainnya.

Mungkin kamu ingin tahu, mengapa biji petai enak tapi baunya kurang sedap? Penyebabnya adalah kandungan asam asam-asam amino yang didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur sulfur (s). Ketika terdegradasi menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan satu gas H2S (Hidrogen sulfida) yang terkenal sangat bau. Namun, jangan khawatir, bau ini dapat dihilangkan dengan mengunyah beras, mengunyah bubuk kopi, ataupun dengan memakan mentimun. (das)

Kunjungi Nursery Keren di Kota Bogor, Ini Link-nya:

IG @amani.jungle

tiktok amani.jungle

Yuk, tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here